Suara.com - Dua kiper Persib Bandung, I Made Wiryawan dan Sahar Ginanjar belum bergabung dalam latihan dalam menghadapi Turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015.
"Made dan Sahar belum bergabung, jadi sekarang tim berlatih dengan satu kiper," kata Asisten pelatih penjaga gawang Persib Anwar Sanusi di Bandung, Kamis (5/11/2015).
Anwar menyebutkan, I Made Wiryawan masih belum bisa ke Bandung karena penerbangan ke Bandara Ngurah Rai ditutup akibat aktivitas Gunung Barujari di NTB yang berpengaruh terhadap aktivitas penerbangan di Pulau Dewata.
Made dijadwalkan tiba pada Rabu, namun tertunda karena penerbangannya ke Bandung dibatalkan karena debu Gunung Barujari. Rencana keberangkatan Kamis siang juga batal karena penundaan penerbangan ke Bandung masih berlanjut.
"Ia sudah memberitahu alasannya belum bisa gabung, mudah-mudahan saja besok sudah ada penerbangan dari Denpasar ke Bandung," kata Anwar.
Sama halnya seperti Made Wiryawan, Sahar Ginanjar juga masih berada di kampung halamannya. Kiper muda Persib itu rencananya bergabung dalam beberapa hari ke depan.
"Dengan kiper satu orang, maka kita harus menyiasatinya," kata Anwar yang juga kerap menjadi kiper pengganti dalam latihan.
Praktis selama empat hari tim Persib belum berlatih dengan kekuatan utuh. Dia berharap timnya segera utuh sehingga bisa melakukan latihan normal.
Berdasarkan jadwal, Persib akan mengawali pertandingan di Piala Presiden grup C di Surabaya. Persib tergabung di grup C bersama Persebaya United, Persela Lamongan, Pusamania FC dan PS TNI.
Untuk Turnamen Piala Jenderal Sudirman, Persib mendaftarkan 22 pemainnya minus bek Vladimir Vujovic yang sudah pulang ke negaranya, Montenegro.
Piala Sudirman juga menjadi ajang pembuktian bagi tim Persib Bandung meski tanpa bek Vladimir Vujovic. Persib mempertaruhkan gengsi sebagai Juara Piala Presiden 2015. (Antara)
Berita Terkait
-
Terpikat Mantan Bek Persib Federico Barba, Filippo Inzaghi: Jaminan Palermo Promosi
-
Bobotoh dan Jakmania Wajib Baca! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste
-
Berbeda dengan Persib, Nasib Persija di Piala Presiden 2026 di Ujung Tanduk
-
Pakai Nomor Keramat, Mariano Peralta Kirim Sinyal Bahaya untuk Rival Persib Bandung
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bantu Ekonomi Negara, Tapi Hilirisasi Industri Agro Masih Minim
-
Pilihan Ban Baru Buat Pengguna Fortuner hingga Pajero Sport dari Accelera Omikron Rugged Terrain
-
AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami
-
Purbaya Jamin Kenaikan Tunjangan TNI dan Pegawai Kemhan Tak Perlebar Defisit APBN
-
Purbaya Bakal Lebih Aktif Tagih Pajak, Tapi Janji Tak Ada Kenaikan
-
Fan Meeting Win Metawin di Jakarta Penuh Momen Manis, dari Blusukan Hingga Panggil Penggemar Sayang
-
Kas Seret, WIKA Tunda Bayar Imbal Hasil Obligasi
-
Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO
-
Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak
-
Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu