Suara.com - Pengamanan laga pembuka Piala Jenderal Sudirman antara Arema Cronus Indonesia Malang yang meladeni Gresik United di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (10/11/2015) bakal diperketat.
"Pemeriksaan terhadap suporter yang masuk ke area pertandingan (stadion) dipastikan juga sangat ketat. Seluruh penonton yang masuk dari semua sisi tribun akan diperiksa super ketat, bahkan ada cek body, baik di tribun VIP maupun ekonomi," kata Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Arema Abdul Haris di Malang, Jawa Timur.
Selain cek badan, lanjutnya, bendera yang dibawa penonton juga akan dicek satu per satu, terutama terkait isi tulisan. Suporter yang menyaksikan langsung pertandingan di stadion Kanjuruhan juga diimbau untuk tidak membawa flare, petasan, minuman botol maupun kembang api.
Suporter, lanjutnya, juga diimbau datang ke stadion lebih awal. "Benda-benda tersebut dilarang keras dibawa masuk dalam stadion. Kami juga mengimbau agar penonton juga tidak menyanyikan lagu-lagu yang berbau rasis," ujarnya.
Menyinggung personel yang diturunkan untuk pengamanan laga pembuka yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo itu, Haris mengatakan sekitar 1.200 personel dari TNI dan Polri. Pengaman itu juga akan dibantu oleh pengamanan swakarsa serta petugas gabungan dari beberap daerah di sekitar Malang raya, termasuk Blitar serta dari Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya.
Diturunkannya personel dalam jumlah besar itu, kata Haris, sebagai antisipasi adanya kemungkinan terburuk karena pembukaan dan laga perdana perhelatan turnamen Paiala Jenderal Sudirman tesrebut bakal dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.
"Kami tidak ingin kecolongan pada laga pembuka Piala Jenderal Sudirman 2015 ini. Bahkan, nanti ada keamanan tertutup yang berbaur dengan suporter dan akan menyisir kejadian tidak di inginkan, termasuk copet yang biasanya membuat kerusuhan di tribun," katanya.
Untuk laga pembuka yang dihadiri Presiden Joko Widodo itu, Panpel Arema mencetak tiket amsuk sebanyak 40 ribu lembar, masing-masing 37.500 lembar tiket ekonomi seharga Rp25 ribu dan 2.500 tiket VIP seharga Rp100 ribu.
Sebelum "kick off" laga pembukaan tersebut, Aremania yang menyaksikan pertandingan langsung di Stadion Kanjuruhan juga akan dihibur dengan band rock Slank serta Kotak. Selain itu juga bakal dihibur berbagai atraksi dari TNI. (Antara)
Berita Terkait
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
-
Jawaban Pengacara Jokowi Soal Ijazah Bikin Refly Harun Geram: 'Aneh
-
Dokter Tifa Sebut Jokowi Hanya Bisa Dihancurkan Orang Gila
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan