Suara.com - Setelah cukup lama bungkam, eks pelatih Real Sociedad David Moyes angkat bicara perihal pemecatan dirinya. Eks manajer Manchester United dan Everton itu mengaku kecewa atas sikap manajemen Sociedad yang memutus kontrak kerja secara sepihak.
Menurut Moyes, musim lalu dirinya berhasil memenuhi target yang diberikan klub. Namun belum menjalani separuh musim di musim ini, Moyes dipecat lantaran kekalahan beruntun yang dialami Sociedad.
"Saat saya menerima tawaran melatih Sociedad November kemarin, misi saya adalah menghindarkan klub dari zona relegasi dan tetap berlaga di La Liga. Kami sukses mencapai target itu dengan finis di posisi 12 klasemen akhir. Dan saya rasa musim lalu kami berkembang pesat. Buktinya dengan mengalahkan Barcelona di depan publik sendiri," jelas Moyes.
"Saya berjanji untuk menghormati kontrak saya dengan Real Sociedad, tapi sayangnya klub mengecewakan dengan tidak memenuhi komitmen tersebut. Apalagi saya sudah menolak sejumlah tawaran kerja dalam beberapa bulan terakhir," tambahnya.
Meski mengaku kecewa, Moyes tetap berlapang dada dengan berterima kasih atas kesempatan melatih di Spanyol yang telah diberikan Sociedad.
"Saya ingin berterimakasih kepada klub dan presiden klub atas kesempatan yang diberikan untuk melatih di Spanyol. Saya juga berterima kasih kepada para pemain, staf dan asisten saya Billy McKinlay atas dukungannya dan keramahan warga San Sebastian," sambungnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal
-
Singkirkan Athletic Club, Real Sociedad Tantang Atletico Madrid di Final Copa del Rey
-
Everton Ditekuk Manchester United, David Moyes Puji Setinggi Langit Senne Lammens
-
Bantai Real Sociedad 4-1, Real Madrid Geser Barcelona dari Puncak Klasemen
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung
-
Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK
-
Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal
-
Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab