Suara.com - Titus Bonai mengantar Sriwijaya FC meraih poin sempurna atas Persegres Gresik United dengan skor tipis 1-0 dalam laga perdananya di ajang Piala Jenderal Sudirman di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (19/11/2015).
Gol semata wayang yang dilesakkan Titus Bonai pada menit ke-34 itu gagal diantisipasi penjaga gawang Persegres Gresik United M Sandy Firmansyah. Gol bermula dari bola rebound dari tendangan Osas Saha yang gagal diamankan M Sandy.
Sejak "kick off" babak pertama, Sriwjaya FC tak memberikan ruang gerak sama sekali bagi Persegres untuk membongkar kokohnya tembok pertahanannya. Para pemain Persegres pun selalu gagal menembus lini belakang anak asuh Benny Dollo tersebut.
Bahkan serangan demi serangan yang dilancarkan para pemain Sriwijaya FC berkali-kali mengancam gawang Persegres. Sebenarnya Persegres pun juga memiliki sejumlah peluang emas, namun baik Sriwijaya maupun Persegres gagal mengkonversi peluang tesrebut menjadi sebuah gol.
Namun, usai jeda "water break" selama tiga menit, anak asuh Benny Dollo seolah mendapatkan darah segar untuk memacu serangannya bertubi-tubi dan membombardir Persegres. Kerja keras dan serangan yang tak henti-hentinya itu akhirnya membuahkan gol bagi Sriwijaya melalui kaki sang kapten tim, Titus Bonai.
Unggul 1-0, tak menyurutkan para pemain Sriwijaya FC untuk menurunkan tensi serangannya, meski hingga peluit panjang babak pertama berakhir skor masih tetap 1-0.
Memasuki babak kedua, pola dan tempo permainan masih tidak jauh berbeda pada menit-menit akhir babak pertama, bahkan sepanjang babak kedua permainan justru monoton dan tak berkembang. Hanya beberapa menit menjelang berakhirnya babak kedua, permaianan sedikit berubah, permainan tempo tinggi mulai diperagakan.
Bahkan, pada menit ke-91 (injury time), Asri Akbar berpeluang menggandakan kemenangan Sriwijaya FC, namun tendangan kerasnya masih membentur tiang gawang M Sandy. Sementara gawang Sriwijaya yang dikawal Dian Agus nyaris tanpa sentuhan sama sekali dan tetap aman hingga pertandingan berakhir dengan skor 1-0. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
3 Moisturizer Symwhite 377 untuk Hilangkan Flek Hitam Sesuai Review, Sudah BPOM
-
Kronologi Wafatnya Jubir IKN Troy Pantouw, Berawal dari Panggilan Tak Terjawab
-
Beda Sepeda Gunung Hardtail vs Full Suspension? Ini Kelebihan dan Rekomendasinya
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
-
Tantangan Menjaga Cita Rasa Autentik di Tengah Maraknya Tren Fusion Food
-
Ada Film Jaemin dan Jeno NCT, Intip 5 Film Terbaru Akhir Pekan di Bioskop!
-
Dari Angkot hingga MRT: Bagaimana Transportasi Publik Jakarta Menemani Perjalanan Hidupku
-
Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka
-
Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya