Suara.com - Tim sepak bola Persipura Jayapura berhasil mengalahkan PSM Makassar, Sulawesi Selatan dengan skor tipis 1-0 pada turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015 Grup B, di Stadion Kapten Diptha, Gianyar, Bali, Senin malam.
Kedua tim sama-sama melakukan tekanan ke jantung pertahanan lawan, namun hingga wasit meniup peluit panjang pada babak pertama skor tetap bertahan 0-0.
Gol pembuka baru tercipta pada babak kedua dari Pemain penyerang Persipura Jayapura Lancine Kone melalui sundulan pada menit ke-46 setelah mendapat umpan dari Ferinando Pahabol, sehingga kedudukan menjadi 1-0.
Dalam laga itu, PSM Makassar mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan setelah Syamsul (kapten kesebelasan) dijatuhkan penjaga gawang Ferdiyansah di area kotak pinalti pada menit ke-69.
Namun, eksekusi melalui titik putih oleh Syamsul gagal dilakukan, karena penjaga gawang Persipura berhasil memblok tendangan keras kapten kesebelasan PSM Makassar.
Hingga wasit Thoriq Al Kaltiri meniup peluit panjang, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Persipura Jayapura.
Dalam laga itu, wasit mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Persipura Jayapura yakni Ricardo Salampessy menit ke-55 dan Ferdiansyah (69).
Dengan hasil tersebut, posisi sementara di puncak klasemen Grup B diraih Mitra Kukar dengan raihan enam poin diikuti Persipura Jayapura (enam poin) posisi kedua, PSM Makasar (empat poin) posisi ketiga, Semen Padang (tiga poin) posisi keempat, Bali United (dua poin) posisi kelima.
"Permainan Persipura sangat baik, karena mampu memanfaatkan peluang dari kelengahan pemain kita," kata Pelatih PSM Makassar Liestiadi.
Dalam laga itu, pihaknya memberikan kesempatan cukup besar untuk pemain muda, yang menurunkan pemain kombinasi antara pemain muda dan senior.
"Peluang saat tim kami mendapat peluang eksekusi dari titik putih, namun gagal membuahkan gol," ujarnya Pelatih Persipura Jayapura Oswaldo Lessa mengatakan, sangat mengapresiasi kekompakan anak asuhnya yang mampu menjaga pertahanan dan mampu memberikan serangan balik.
"Kemenangan ini menjadi modal tim untuk melaju ke babak selanjutnya untuk memenangkan laga berikutnya," katanya.
Ia menegaskan, skuadnya mampu memotivasi para pemain lainnya, sehingga mampu terus memberikan tekanan ke area pertahanan PSM Makassar. (Antara)
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan