Suara.com - Turnamen sepak bola Sulsel Super League (SSL) yang digagas Forum Bersama (FORBES) Wartawan Olahraga Makassar bekerjasama dengan Seman Bosowa di Lapangan Karebosi, 15 Januari-3 Maret 2016 menjadi ajang pembuktian komitmen calon manajer PSM Makassar.
Ketua Panitia SSL, Sri Syahril , mengatakan turnamen ini memang menjadi kesempatan bagi calon manajer untuk memperlihatkan sejauh mana kepeduliannya terhadap pembinaan usia muda. Sebab turnamen ini memang dibuat khusus untuk menjadi pencarian bibit PSM untuk kompetisi kedepan.
"Jika memang memiliki komitmen tentu akan membantu menyukseskan kegiatan ini. Apalagi kejuaraan ini memang dimaksudkan untuk melahirkan bibit atlet yang bisa memperkuat tim Juku Eja di kompetisi kedepan," jelas Sri Syahril di Makassar, Rabu (16/12/2015).
Dalam perkembangan sejauh ini, kata dia, memang ada dua calon atau kandidat yang ingin mengisi posisi manajer tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu yakni Abdul Sadat dan Soefian Abdullah.
Abdul Sadat sendiri merupakan Vice Presiden and External Relation PT Antam Tbk. Sementara Soefian Abdullah juga merupakan seorang pengusaha.
"Kami dalam waktu dekat akan mengirimkan proposal permintaan bantuan dana terhadap keduanya. Kami tentu berharap mendapat respon positif mengingat tujuan turnamen ini untuk mendapatkan bibit pemain yang bisa memperkuat PSM di kompetisi mendatang," katanya.
Sementara itu, pihaknya mengaku sejauh ini sudah ada 20-an tim yang sudah menyatakan kesiapannya ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Untuk pendaftarnya sendiri bukan hanya dari Sulsel namun juga dari tim Persipura U-21 dan PPLM Ragunan Jakarta.
Selain Persipura U-21 dan PPLM Ragunan, pihaknya juga sudah menerima pendaftaran dari puluhan tim yang berasal dari Sulbar dan Sulawesi Selatan diantaranya PS Persis, Perseka Bosowa, PS Semen Bosowa, PSM U-21, PS Swadiri, Persiban Bantaeng.
Selanjutnya Persim Maros, PS Bina Asih, PS Lau Huru, PS Persiwa Wajo, PS Pertamina, PS Bina Marga hingga PS Marowali.
"Kami memang hanya mengambil 18 tim. Artinya akan kita seleksi lebih dulu siapa yang layak kita akomodasi bersaing dalam turnamen ini," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan
-
Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026
-
Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo
-
Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah
-
Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos
-
Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ
-
Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?