Suara.com - Kapten Manchester United Wayne Rooney mendeklarasikan pada Kamis bahwa ia dan rekan-rekan setimnya "berjuang" untuk menyelamatkan pekerjaan pelatih Louis van Gaal.
Laporan-laporan di media Inggris mengklaim bahwa Van Gaal berada di ambang pemecatan setelah laju enam pertandingan tanpa kemenangan, dan ia melampiaskan emosinya pada konferensi pers mingguan yang berlangsung pada Rabu setelah mengkritik spekulasi mengenai pekerjaannya.
Namun meski terdapat sejumlah rumor yang mengatakan metode-metodenya tidak sesuai di ruang ganti United, Rooney mengatakan bahwa para pemain mendukung sang pelatih.
"Kami berjuang untuk sang pelatih dan berusaha mendapatkan hasil-hasil (bagus) untuk membalikkan keadaan ini," kata Rooney kepada Sky Sports.
"Anda memiliki banyak orang yang berbicara mengenai hal-hal yang mereka yakini terjadi, ketika pada kenyataannya orang-orang menulis sesuatu yang mereka tidak mengetahui kejadiannya." United tergelincir ke peringkat kelima di Liga Utama Inggris akhir pekan lalu setelah kalah 1-2 dari tamunya tim promosi Norwich City -- kekalahan ketiga beruntun mereka di semua kompetisi.
Mereka akan mengunjungi markas Stoke City pada Sabtu sebelum menjamu juara bertahan Chelsea di Old Trafford pada 28 Desember.
Setelah memangkas konferensi persnya, Van Gaal mengatakan rumor-rumor mengenai masa depannya telah mempengaruhi keluarganya dan Rooney bersimpati terhadap keluhan pria asal Belanda itu.
"Kita semua memiliki keluarga dan terkadang ada hal-hal yang ditulis, yang tidak bagus untuk dilihat keluarga Anda," kata kapten Inggris berusia 30 tahun itu.
"Itu berat, namun itu adalah bagian dari sepak bola dan bagian dari menjadi pesepak bola. Itu tidak bagus ketika Anda mendapat kritik setiap pekan." "Itu berat untuk diatasi para pemain. Kami terluka. Kami adalah orang-orang yang bangga dan bangga untuk bermain bagi Manchester United." (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Piala Dunia 2026 Sedang Panas, Ryan Giggs Pilih Basah-basahan dengan Wanita Muda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey