Suara.com - PT Liga Indonesia menegaskan pada agenda pertemuan dengan 18 perwakilan klub Indonesia Super League (ISL) di Jakarta, 15-16 Januari 2016 akan fokus membahas pelaksanaan kompetisi.
CEO PT Liga Indonesia, Joko Dryono menyatakan pertemuan yang dilakukan ini memang lebih eksklusif. Dirinya juga berharap pertemuan nanti menghasilkan keputusan terbaik untuk persepakbolaan Tanah Air.
"Untuk pertemuannya sendiri memang hanya melibatkan para perwakilan klub dan PT Liga Indonesia. Pertemuan ini sudah kita rencanakan sejak awal dan kita harapkan mendapatkan kesepakatan terbaik bagi persepakbolaan Indonesia," ujarnya.
Pihaknya berharap pertemuan nanti akan menyepakati sesuatu yang baik khususnya untuk persepakbolaan di Tanah Air. Adapun kesepakatan yang dimaksud yakni adanya pelaksanaan kompetisi sebagai tujuan awal dari pertemuan.
Selain membahas persiapan dan perencanaan kompetisi, pertemuan ini juga akan membicarakan terkait perkembangan terkini atas respon Badan Olahraga Profesional (BOPI) dan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Yang pasti, kami dari PT Liga akan melaporkan terkait rencana pelaksanaan kompetisi dan terkait update respon dari BOPI dan PSSI sendiri tentang rencana ini", ujarnya.
PT Liga Indonesia sesuai rencana awal menargetkan untuk menyelenggarakan kompetisi pada Maret 2016. Namun dari pihak BOPI sendiri telah memberi ultimatum ke PT Liga Indonesia, bahwa pelaksanaan kompetisi mustahil akan digelar jika tak berkoordinasi dengan Tim Transisi sebagai perpanjangan tangan pemerintah.
Sikap keras yang dilontarkan BOPI pun menuai kecaman dari pemain. Bahkan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (ASPPI) mengancam akan memboikot sepakbola nasional.
Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan sebelumnya mengatakan pihaknya akan mendesak PT Liga menggulirkan IST yang direncanakan kick-off Maret 2016.
Pihaknya juga tetap optimistis turnamen ini sudah berjalan dengan mulus. Apalagi 15 Januari mendatang seluruh klub akan bertemu.
"Turnamen ini kan independen, harusnya semua pihak mendukungnya jangan malah menghambat. Jangan sampai masalah Tim Transisi kembali menghambat," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Terkini
-
Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69
-
Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI
-
Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien
-
Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
350 Ribu Guru TK Mengadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK