Suara.com - Tim kepelatihan PSM yang diarsiteki oleh Luciano Leandro, diharap bisa mematangkan perencanaan sebelum tampil di Indonesia Super Competition (ISC) yang mulai digulirkan pada April 2016.
"Tim kepelatihan nantinya harus memiliki perencanaan yang bagus saat menangani tim. Jangan seperti sebelumnya yang karena bersifat situasional," jelas Mantan Pelatih PSM, Syamsuddin Umar di Makassar, Senin.
Mantan Kadispora Sulsel itu menjelaskan, manajemen juga harus mencanangkan target yang ingin dicapai tim PSM. Dirinya juga meminta agar tim yang sudah baik ini terus dipertahankan dan ditingkatkan progresnya kedepan.
"Program pelatih setiap minggu harus dievaluasi agar bisa melihat apakah telah berjalan efektif atau tidak," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Klub PSM Sumirlan mengatakan, pihaknya memberikan waktu kepada pelatih untuk membuktikan pemain yang dibawa.
Pelatih yang telah disepakati menukangi tim "Juku Eja" yakni Luciano Leandro direncanakan tiba di Makassar 6 Februari 2016, dan langsung melakukan penandatangan kontrak hingga berakhirnya Indonesia Super Competitio (ISC) 2016.
"Luciano langsung kita sodori kontrak setelah tiba di Makassar pada Februari 2016. Kita memang tinggal masalah tanda tangan karena semuanya (nilai kontrak dan gaji) sudah dibicarakan sebelumnya," ujarnya.
Kepastian Luciano menangani PSM Makassar di ISC 2016 telah ditetetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pagolona Sulawesi Mandiri yang menaungi PSM.
Ia menjelaskan, Luciano ke Makassar juga sesuai rencana akan membawa tiga pemain dari negara asalnya, Brasil.
Adapun tiga pemain yang siap diboyong Luciano untuk mengikuti seleksi demi bergabung dalam tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu yakni Jean Phelipe Dutra (bek), Alex da Silva de Souza (gelandang) serta Carlos Eduardo da Silva (striker).
"Kita tentu berhara Luciano mampu membawa dan mengangkat prestasi PSM lebih baik di kompetisi ISC. Kita juga meminta pelatih yang bersangkutan bisa menilai pemain yang memang dianggap mampu membantu tim," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
-
Igor Tolic Sebut Comeback Dramatis Lawan PSM Sudah DNA Persib
-
Persib Bisa Gagal Juara Super League 2025/2026 di Pekan Akhir, Borneo FC Berpeluang jadi Kampiun
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle