Suara.com - Pelatih Napoli Maurizio Sarri mengatakan bahwa tidak masalah jika ada pemain sepak bola yang memiliki ketertarikan terhadap sesama jenis, atau yang biasa kita kenal dengan sebutan gay. Bahkan, Sarri bersedia menampung pemain gay dalam timnya.
"Adakah gay di sepak bola? Ada. Dulu, sekarang, mereka akan selalu ada," tukas Sarri.
"Setidaknya di Napoli, gay tidak akan jadi masalah bagi kami," tambahnya.
Pernyataan itu sendiri dilontarkan Sarri terkait perseteruannya dengan pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, beberapa waktu lalu. Saat kedua tim bertemu di babak semifinal Coppa Italia, Sarri melontarkan kata "frocio" dan "finocchio" yang artinya merujuk pada gay.
Namun, terkait perseteruannya dengan Mancini, Sarri menegaskan bahwa bukan kata gay yang dimaksud. Menurut Sarri perkataan yang dilontarkannya itu untuk menyindir Mancini yang dinilainya suka pamer.
"Saya ingin menggunakan kata 'fighetto' -pamer - bukan kata yang berkaitan dengan masalah seksual. Jujur saja saya adalah penganut agama yang taat dan berani untuk bersumpah," jelas pengganti Rafael Benitez.
"Saya salah dan saya mengakuinya," ujarnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
Kakak Angelina Jolie Berharap Bisa Sambung Silahturahim dengan Adiknya Setelah Mengaku Gay
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Roberto Mancini Umbar Janji Manis, Targetkan Dua Trofi Juara untuk Italia
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar