Suara.com - Manajemen PSM Makassar pastikan memberi kebebasan kepada kepala pelatih, Luciano Leandro, dalam menentukan pemain yang memperkuat tim berjuluk Juku Eka itu di Indonesia Super Competition (ISC) 2016 yang akan bergulir mulai April mendatang.
Tak hanya itu, PSM juga siap mengakomodir seluruh kebutuhan tim, termasuk peralatan latihan yang sebelumnya dipesan pelatih asal Brasil itu. Sikap PSM ini tentunya tak lepas dari target juara ISC yang dibebankan kepada Luciano.
"Proses rekrutmen pemain diberikan ototritas sepenuhnya kepada pelatih, sehingga bisa menentukan bentuk tim yang diinginkan," kata CEO PSM Munafri Arifuddin di Makassar, Senin (8/2/2016).
"Kami akan penuhi semua keinginan dan sesuaikan dengan kondisi yang ada, sehingga proses seleksi dan persiapan tim menghadapi ISC 2016 dapat berjalan dengan maksimal. Dan kami berharap Luciano bisa bawa PSM juara ISC 2016," lanjut Munafri.
Butuh Adaptasi
Sementara itu, tiga pemain Brasil yang baru diboyong PSM, Jean Phelipe Dutra Zagueiro, Alex da Silva de Souza, dan Carlos Eduardo Castro da Silva masih butuh waktu adaptasi. Terlebih, ketiganya baru tiba di Makassar hari Minggu lalu.
Ketiganya tiba bersama Luci, sapaan akrab Luciano, setelah menempuh perjalanan jauh dari Brasil. "Kami memang baru tiba kemarin (Minggu) jadi betul-betul butuh adaptasi. Tadi malam juga masih sulit tidur, waktu makan beda, waktu tidur juga beda," ujar Luci. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar