Suara.com - Tuan rumah Pusamania Borneo Football Club (PBFC) Samarinda gagal meraih kemenangan pada laga pembuka turnamen Piala Gubernur Kaltim 2016, setelah ditahan imbang Persela Lamongan tanpa gol.
Pada laga di Stadion Utama Palaran, Samarinda, Sabtu (27/2/2016), tim berjuluk "Pesut Etam" harus rela untuk berbagi angka dengan "Laskar Joko Tingkir", setelah dua kali 45 menit kedua tim hanya bermain 0-0.
Tim PBFC yang diarsiteki Basri Badrusalam sebenarnya cukup mendominasi dalam penguasa bola dipertandingkan yang disaksikan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan sejumlah pejabat SKPD Provinsi Kaltim, terutama memasuki babak kedua.
Namun, beberapa kali peluang yang diciptakan barisan penyerang PBFC selalu gagal berbuah gol, dikarenakan ketatnya barisan pertahanan Laskar Joko Tingkir dan penampilan gemilang penjaga gawang Choirul Huda .
Dua kali pemain PBFC Sultan Samma mencatatkan peluang emas, yakni pada menit ke-70 dan 74, tetapi tendangan keras Sultan bisa diantisipasi penjaga gawang Persela dan mengenai mistar Gawang.
Sebaliknya tim tamu Persela, meski menerapkan strategi bertahan, namun tim asuhan Stefan Hannson ini juga mencatatkan beberapa peluang emas.
Bahkan pada menit 54, Samsul Arif bisa menembus pertahanan PBFC dan mencetak gol, namun gol tersebut pada akhirnya dianulir wasit Toriq Alkatiri karena menganggap pemain Persela itu lebih dulu dalam posisi "offside".
Pelatih Stefan Hannson mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya atas keberhasilannya merebut satu poin di laga pembuka.
Meski demikian, Hannson mengaku sedikit kecewa dengan kepemimpinan wasit, utamanya saat waktu 2 x 45 usai, namun belum memberikan waktu tambahan.
"Memang saya sempat marah-marah karena waktu sudah habis, wasit tidak ada memberi kode waktu tambahan, kalau untuk gol yang dianulir masih 'fifty-fifty', bisa ya atau tidak," tegas Hannson.
Disinggung evaluasi menghadapi laga selanjutnya melawan Gresik United, Hannson mengatakan akan melihat dulu pertandingan Gresik United melawan Arema Cronus.
"Pasti kami akan evaluasi, kami bersyukur dengan hasil ini, kita bisa menahan imbang PBFC," tambahnya.
Sementara itu, pelatih PBFC, Basrie mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya, namun demikian masih optimistis bisa bersaing untuk merebut posisi di babak selanjutnya.
"Pemain kami cukup mendominasi, hanya saja sejak awal lawan menerapkan strategi bertahan, mereka seperti memarkir bus, ini yang membuat anak-anak kesulitan untuk mencetak gol," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya