Suara.com - Persib Bandung dan Sriwijaya FC dipastikan melaju ke babak semifinal Piala Bhayangkara 2016 mewakili grup A setelah tim Maung Bandung mengalahkan PS TNI 2-0.
Gol kemenangan Persib pada pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Kamis (24/3/2016), dicetak oleh Syamsul Arif menit ke-45 dan kapten tim Atep menit ke-46.
Tambahan tiga angka membuat posisi Persib Bandung dan Sriwijaya FC sama-sama mengemas tujuh angka hasil dua kali menang dan sekali seri. Hanya Sriwijaya unggul produktifitas gol yakni tujuh memasukan dan empat kemasukan, sedangkan Persib Bandung empat memasukan dan satu kemasukan.
Poin kedua tim itu dipastikan tak bisa terkejar oleh PS TNI maupun Mitra Kukar yang sama-sama masih menyisakan satu pertandingan lagi pada Sabtu (26/3). Kedua tim itu akan saling berhadapan pada laga pamungkas itu yang tidak akan mengubah peluang mereka untuk menembus empat besar.
PS TNI saat ini mengemas tiga angka hasil sekali menang dan dua kali kalah. Kendati bisa meraih kemenangan terakhirnya, poin maksimal enam.
Kepastian Persib dan Sriwijaya melaju ke semifinal Piala Bhayangkara 2016 sebagai wakil grup A, juga tidak lepas tadi hasil pertandingan sebelumnya Mitra Kukar yang kalah dari tim seprovinsinya Pusamania Borneo FC 1-2 sehingga Mitra Kukar tertahan di poin dua dan berposisi di juru kunci. Sebaliknya Pusamania justeru menyalip ke peringkat keempat dengan nilai tiga.
Sementara itu Persib dan Sriwijaya yang berhadapan pada Sabtu (26/3) lusa, dipastikan menjadi ajang penentuan juara grup sekaligus menentukan sebagai tuan rumah babak semifinal. Sriwijaya yang unggul produktifitas gol saat ini berada di puncak klasemen grup A.
Laga antara tim berjuluk Maung Bandung dengan Laskar Wong Kito itu dipastikan berlangsung seru dan penuh emosi, pasalnya Sriwijaya dihuni sejumlah mantan pemain Persib yang musim ini bergabung ke tim berkostum kuning-kuning itu seperti Supardi, M Ridwan, Firman Utina dan kapten tim Ahmad Juprianto.
Sementara pertandingan Persib melawan PS TNI berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim tampil ngotot untuk memetik kemenangan pada pertandingan strategis itu yang ternyata menjadi milik Persib.
Kendati tidak diperkuat bek Vladimir Vujovic yang terkena kartu merah pada laga sebelumnya, namun Yanto Basna, Purwaka Yudhi dan Toni Sucipto tampil apik mengawal pertahanan Maung Bandung dari gempuran Legimin Raharjo dkk.
Kedua tim tampil dalam kapasitas terbaiknya, meski Persib bisa lebih mengalirkan serangan, terutama memanfaatkan bola-bola dari sektor sayap.
Meski sukses dilaga ketiganya, namun Persib harus membayar mahal dengan empat kartu kuning yang diterima pemainnya yakni Taufik, Tantan, Agung Pribadi dan Yanto Basna yang pada laga itu tampil maksimal.
Kehadiran pelatih Antonic Dejan yang sempat absen pada laga kedua, membuat strategi permainan Persib lebih mengalir dan melejitkan Syamsul Arif yang kembali mencetak gol pembuka pada laga itu.
Kemenangan atas PS TNI itu sekaligus balas dendam atas kekalahan Persib di ajang Piala Sudirman di Bali, yang mana saat itu Persib juga kalah dengan skor sama.
Sukses Persib memenangkan pertandingan sekaligus lolos ke babak semifinal disambut suka cita oleh bobotoh yang datang menyaksikan pertandingan ketiga tim Maung Bandung di ajang Piala Bhayangkara itu. Kehadiran supporter PS TNI yang sebagian besar anggota TNI dengan kostum khas loreng hijau-hijau belum cukup menghantarkan Manahati Lestusen dkk melaku ke semifinal.
Sementara itu jadwal pertandingan terakhir Piala Bhayangkara Grup A pada Sabtu (26/3) PS TNI melawan Mitra Kukar disusul laga Sriwijaya FC melawan Persib Bandung. (Antara)
Berita Terkait
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Bomber Andalan Persib Jagokan Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Selain Brasil
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Marc Klok Bongkar Tim Jagoannya di Piala Dunia 2026, Siap Terbang ke AS Beri Dukungan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo