Suara.com - Italia bersiap menghadapi Jerman di laga persahabatan di Munich. Giovanni Trapattoni mengingatkan Italia bahwa Jerman akan menuntut balas atas kekalahan mereka dari Inggris.
Menjelang menghadapi Italia, Jerman masih menyimpan luka setelah juara dunia ini menelan kekalahan dari Inggris 2-3. Padahal Der Panzer sempat memimpin lebih dulu 2-0.
Mantan pelatih Bayern Munich, Trapattoni pun yakin bahwa kekalahan tersebut memberikan motivasi ekstra buat mereka saat menghadapi Italia di Munich, Rabu (30/3/2016) dini hari WIB.
"Ini lebih sulit setelah Jerman kalah dari Inggris? Saya rasa seperti itu, ada banyak perdebatan setelah kekalahan itu dan mereka ingin balas dendam," kata Mr Trap kepada Gazzetta dello Sport.
"Mereka tidak pernah bisa menerima kekalahan, terutama di kandang sendnri. Tapi setelah semua itu selalu permainan akan terbuka dengan kami," ujarnya.
"Lawan Jerman yang ada di hati saya? Saya dapat mengatakan satu pertandingan pada 1982, karena itu tim Azzurri terdiri dari sembilan pemain Juve dan menang sedikit seperti milik saya," kata Trap.
"Saya mengetahui mereka dengan baik; Jerman memiliki kekuatan dan kemampuan untuk berlari yang kita tidak memiliki, tetapi mereka tidak dapat mengambil kejeniusan dan imajinasi kami," tukasnya (Football Italia)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027