Suara.com - Pemain naturalisasi Bio Paulin akhirnya memberikan respon dengan meminta maaf, karena dirinya batal memperkuat PSM Makassar dan lebih memilih kembali ke Persipura Jayapura menghadapi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
"Pemain yang bersangkutan menghubungi saya dan menyampaikan maat karena Bio mengaku tidak bisa terbang ke Makassar, usai membela PS Polri di Turnamen Piala Bhayangkara," jelas Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan di Makassar, Selasa (29/3/2016).
Keputusan Bio Paulin lebih memprioritaskan Persipura dikarenakan memiliki ikatan emosional dengan tim asal Papua tersebut.
Manajemen PSM juga mengaku memahami dan menghargai keputusan pemain berusia 31 tahun tersebut. Namun begitu, kata dia, PSM pada dasarnya telah berharap banyak karena telah terjadi sebuah kesepakatan bersama sang pemain.
"Dia mengirimkan pesan permintaan maaf karena tidak bisa gabung bersama PSM. Ini juga karena Persipura mengaku masih membutuhkan tenaga Bio di ISC 2016," katanya.
Terkait batalnya Bio Paulin ke Makassar, dirinya mengaku tentunya akan kembali fokus memanfaatkan pemain yang ada.
Manajemen juga tetap percaya diri ada atau tidak adanya sosok Bio Paulin di lini belakang tim Juku Eja. Apalagi PSM juga masih memiliki sejumlah pemain berkarakter stopper seperi halnya Ardan Aras, Jajang maulana, Erwin Gutawa serta pemain asing Boman Irie Aime.
"Saya kira ada atau tidak adanya Bio Paulin, PSM sudah siap menghadapi persaingan di ISC. Kami juga telah berusaha sekeras mungkin untuk menatangkan sang pemain meski pada akhirnya memilih memperkuat tim lain," ujarnya.
Sebelumnya, Manajemen PSM Makassar menyatakan telah melakukan perburuan terhadap bek naturalisasi Bio Paulin namun hingga kini masih tetap menunggu respon dari pemain yang bersangkutan tentang kesiapannya bergabung dalam tim Juku Eja.
"Bio Paolin ingin bergabung dengan PSM melalui sms yang dikirimkan ke saya. Namun ia mau selesaikan dahulu turnamen Piala Bhayangkara," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil 10 dan Fakta yang Berbeda: Ketika Data Pemerintah Dipertanyakan Warga
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan