Suara.com - Kompetisi sepak bola Indonesia yang didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang rencananya akan digulirkan pada akhir April ini dijadwalkan akan dibuka secara langsung Presiden Joko Widodo.
"Akhir April liga akan digulirkan. Dan kami akan memohon kepada Presiden untuk membukannya," kata Menpora Imam Nahrawi di sela pencanangan pembangunan seribu lapangan di Desa Sukaluyu, Taman Sari, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/4/2016).
Meski mendukung kompetisi yang akan digulirkan akhir bulan ini, namun Menpora belum menyampaikan nama kompetisi yang diharapkan menjadi tonggak kembalinya kompetisi sepak bola Indonesia yang selama ini vakum dan hanya diisi dengan turnamen.
Jika dilihat dengan jadwal yang ada, kompetisi yang bakal digulirkan akhir bulan ini atau tepatnya 29 April adalah Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang diprakarsai oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS). Adapun peserta kompetisi ini adalah klub yang sebelumnya turun di Indonesia Super League (ISL).
Pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu menegaskan, kompetisi sepak bola memang harus segera dilakukan. Namun, pihaknya berharap masyarakat tetap bersabar karena pemerintah berusaha memberikan yang terbaik.
"Jangan khawatir. Pemerintah tidak akan merusak persepakbolaan nasional, tapi ingin memperbaiki sepak bola nasional agar kedepannya lebih baik," kata menteri kelahiran Bangkalan, Madura itu.
Dengan kembali digulirkan kompetisi, Menpora berharap keuntungan dari pengelolaan sepak bola tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, namun juga harus menyebar ke semua pihak yang terlibat termasuk pemain. Selama ini, dinilai masih terjadi kesenjangan.
Sementara itu Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto membenarkan jika pemerintah memberikan dukungan pelaksanaan kompetisi yang akan digulirkan akhir April ini. Hanya saja, pihaknya juga belum mengumumkan nama kompetisinya.
"ISC? Mungkin saja. Ini semua harus menunggu keputusan dari Pak Menteri," katanya saat mendampingi Menpora mencanangkan program seribu lapangan.
Menurut dia, khusus untuk ISC memang ada rencana untuk melakukan pertemuan dengan pihak PT GTS yang akan menjadi operator. Sesuai dengan rencana, pertemuan tersebut akan dilakukan di Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/4). (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan