Suara.com - Atletico Madrid melaju ke final Liga Champions meski di leg kedua semifinal Liga Champions, Selasa (3/5/2016) atau Rabu dini hari WIB, takluk dari tuan rumah Bayern Munich, 1-2. Atletico lolos ke partai puncak karena unggul produktivitas gol di kandang lawan kendati agregat skor kedua tim 2-2 setelah di leg pertama, 28 April lalu, Atletico menang 1-0.
Final ini jadi yang ketiga dalam sejarah persepakbolaan salah satu klub kebanggaan kota Madrid, Spanyol, tersebut. Namun, dari hasil dua final sebelumnya, Atletico selalu gagal merebut trofi turnamen paling bergengsi di Benua Eropa ini.
Kegagalan pertama terjadi di musim 1973/74. Ketika itu, Atletico takluk 0-4 dari Bayern yang ketika itu dikapteni legenda sepakbola Jerman dan dunia, Franz Beckenbauer.
Laga yang berlangsung 17 Mei 1974 di Heysel Stadium, Brussels, Belgia, ini merupakan laga ulangan setelah dua hari sebelumnya kedua tim hanya bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu di tempat yang sama.
Kegagalan kedua didapat Los Rojiblancos pada musim 2013/14. Kala itu, mereka ditaklukkan tim sekota, Real Madrid, 1-4, dalam pertandingan yang dilangsungkan di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal.
Jalannya Pertandingan
Sementara itu, dalam pertandingan yang dilangsungkan di Allianz Arena, dini hari tadi, tuan rumah Bayern langsung tampil agresif sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan. Philipp Lahm dan kawan-kawan tidak henti-hentinya mengurung pertahanan Atletico.
Gol yang dinanti-nanti Bayern pun hadir di menit ke-31 lewat eksekusi tendangan bebas Xabi Alonso. Tendangan bebas ini diberikan wasit setelah David Alaba dijatuhkan tak jauh dari kotak penalti oleh Augusto Fernandez.
Bola tendangan Alonso tersebut sempat membentur salah satu kaki bek Atletico, Jose Maria Gimenez, yang akhirnya mengecoh pergerakan penjaga gawang Jan Oblak. Gol ini membuat kedudukan jadi 1-1 sekaligus meredakan tekanan bagi Bayern.
Dua menit kemudian, Bayern mendapatkan hadiah penalti setelah Javi Martinez dijatuhkan di kotak terlarang oleh Gimenez. Sayang, Thomas Muller yang menjadi eksekutor, gagal menjalankan tugasnya setelah tembakannya yang mengarah ke kiri berhasil ditebak Oblak dan dibloknya. Hasil 1-0 ini bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Atletico mencoba melancarkan serangan. Lewat skema serangan balik yang cepat, Antoine Griezmann berhasil membobol gawang Bayern yang dijaga Manuel Neuer, delapan menit setelah babak kedua dimulai setelah mendapat umpan terobosan dari Fernando Torres.
Setelah itu, Bayern kembali tampil menekan. Hasilnya, menit ke-74, tim asuhan Pep Guardiola ini berhasil menjebol gawang Atletico lewat sundulan Robert Lewandowski usai menerima umpan sundulan dari Arturo Vidal.
Atletico sejatinya berpeluang menambah gol setelah wasit memberikan hadiah penalti kontroversial. Hal ini lantaran dalam tayangan ulang terlihat Martinez menjatuhkan Torres di luar kotak penalti. Namun, wasit tetap teguh pada keputusannya.
Torres yang mengambil sendiri eksekusi tersebut gagal menjalankan tugasnya. Bola sepakannya yang mengarah ke kiri berhasil ditebak Neuer.
Kegagalan Atletico menambah gol membuat mental para pemain Bayern kembali bangkit setelah sempat lesu. Sayangnya, Dewi Fortuna belum berpihak kepada mereka meski berkali-kali menggempur pertahanan Atletico. Atletico pun kini bersiap menjalani laga final yang akan berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Italia, 28 Mei mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr