Suara.com - Pelatih tim Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro, berharap agar wasit yang bertugas pada kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, semakin profesional dalam mengemban tugas sebagai pengadil lapangan.
"Untuk suatu pertandingan yang berlangsung keras dan menjurus adanya keinginan mencederai lawan, saya lebih bertumpu kepada wasit, karena tidak ada cara lain untuk mengantisipasinya," kata Widodo yang dihubungi di Palembang, Kamis (5/5/2016).
Sejauh ini, kemampuan pengadil lapangan masih kerap dikeluhkan para pemain sepakbola, karena dinilai sering membuat keputusan yang cederung memenangkan tim tuan rumah. Terkait ini, Widodo mengaku enggan berpolemik, karena menilai Indonesia bukan hanya bermasalah dengan wasit, tapi juga hal lain seperti organisasi, pembinaan atlet usia muda, serta kompetisi.
Lantaran itu pula, Widodo mengaku bisa menerima jika wasit yang memimpin pertandingan belum sesuai dengan harapan. Bagi mantan pelatih Gresik United ini, yang terpenting adalah bagaimana semua pelaku sepakbola di Tanah Air mau membenahi diri.
"Apa visi sepakbola Indonesia? Kita sudah terpuruk dan terjatuh, jadi mari sama-sama membangun," kata Widodo, sehari menjelang laga tandang Sriwijaya FC melawan Persiba yang dijadwalkan digelar di Balikpapan, Jumat (6/5).
Sementara itu, laga Sriwijaya FC kontra Persiba sendiri diperkirakan bakal berjalan seru, karena kedua tim sama-sama menargetkan kemenangan. Sriwijaya yang berhasil mencuri satu angka dari Persib pada laga perdana, berharap meneruskan tren positif ini. Sementara Persiba berkeinginan meraih tiga angka, karena pada laga pertama dikandaskan tuan rumah Arema Cronus 2-0 di Malang. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan