Suara.com - Emosi Mauricio Pochettino tak terhadang usai melihat timnya, Tottenham Hotspur, kalah telak 1-5 dari tim yang sudah pasti terdegradasi musim depan, Newcastle United, pada pekan terakhir Premier League, Minggu (15/5/2016).
Menurutnya, ini jadi hari terburuk selama kariernya sebagai pelatih ataupun manajer. Manajer asal Argentina itu pun menyalahkan mental tanding para pemainnya yang berada di tingkat paling bawah selama musim ini.
Anjloknya mental bermain Harry Kane dan kawan-kawan yang tiba-tiba sangat mudah dipahami. Hal ini tentu berkaitan dengan kegagalan bersaing dengan Leicester City dalam perebutan trofi Premier League musim ini.
Alhasil, kekalahan ini jadi anti-klimaks dari performa Spurs di akhir musim mengingat hasil ini jadi kekalahan kedua secara beruntun. Pekan sebelumnya, Spurs takluk 1-2 di kandang sendiri dari Southampton.
Akibat semua itu, posisi Spurs di peringkat kedua klasemen digeser Arsenal yang pada laga terakhir menang atas Aston Villa. "Pertama-tama saya ingin minta maaf kepada seluruh penggemar Spurs," kata Pochettino usai pertandingan.
"Saya merasa malu. Ini bukan tim seperti yang saya kenal. Ini bukan masalah taktik atau fisik. Kita bisa lihat hari ini (kemarin--red) dari awal pertandingan kami memang tak siap untuk bersaing. Saya marah dan kecewa," lanjut Pochettino, geram.
Di lain pihak, pesta gol ini tak mampu menolong Newcastle dari jurang degradasi ke Divisi Championship musim depan usai setelah hanya menutup musim di peringkat 18. Pada laga ini, Newcastle harus bermain dengan 10 orang setelah Aleksandar Mitrovic terkena kartu merah di menit ke-67. (Guardian)
Berita Terkait
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Brighton Perpanjang Kontrak Fabian Huerzeler hingga 2029
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati