Suara.com - Punggawa Manchester United Daley Blind mengaku kecewa atas keputusan klub mengakhiri kerjasamanya dengan Louis van Gaal. Seperti diketahui, meski masih menyisakan kontrak satu musim, MU memutuskan untuk memberhentikan van Gaal.
Menurut Blind, van Gaal diperlakukan tidak adil oleh manajemen klub dalam enam bulan terakhir. Bek asal Belanda itu menambahkan, tidak pantas bagi MU memecat van Gaal yang tengah bekerja keras membangun tim dan baru saja mempersembahkan trofi Piala FA.
"Menukangi klub besar di Inggris, anda tentu akan selalu berada di bawah tekanan. Tapi van Gaal tidak diperlakukan dengan adil dalam enam bulan terakhir," tukas Blind.
"Saya pikir van Gaal memperbaharui banyak hal di MU dan dia pantas dihargai," sambungnya.
"Terlepas dari semua kritik, dia (van Gaal) selalu melindungi pemain. Para pemain bersyukur atas hal itu," tambahnya.
Van Gaal dipecat setelah dua tahun membesut United. Musim lalu, van Gaal berhasil mengantar MU ke Liga Champions. Tapi musim depan, MU dipastikan tidak tampil di kompetisi kasta tertinggi benua biru tersebut. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang