Suara.com - Tuan rumah Persipura Jayapura berhasil mengalahkan tamunya Perseru Serui dengan skor tipis 1-0 dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu sore.
Gol kemenangan tim berjuluk Mutiara Hitam itu dicetak oleh pemain belakang Bio Paulin Pierre di menit 68 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Perseru, usai tendangan bebas yang dilesakkan oleh kapten tim Boaz TE Solossa dari sisi kanan pertahanan lawan.
Bio yang sebelumnya dikhawatirkan tidak bisa tampil karena belum fit setelah sempat absen di laga lawan Persela, akhirnya memecah kebuntuan.
Ia juga mendapatkan sejumlah peluang sejak babak pertama namun dipatahkan oleh kiper Perseru Sukasto Efendi yang bermain gemilang.
Di babak pertama, laga yang disaksikan sekitar 2.500 penonton itu tim tuan rumah memiliki empat peluang terukur yang didapat oleh Fery Pahabol, Thiago, James Koko Lomel dan Boaz, tapi semuanya berhasil ditepis oleh kiper Sukasto Efendi.
Tim tamu yang dipimpin oleh kapten Arthur Barrios Bonai dengan arsitek Agus Setiono memainkan sepak bola negatif, menumpuk sejumlah pemain di pertahanan belakang dan hanya mengandalkan serangan balik.
Peluang yang didapatkan oleh tim lawan tidak sebanyak tim tuan rumah, seperti di menit keempat awal babak pertama tendangan keras penyerang Gakou Amadou masih tinggi di atas mistar gawang Persipura yang dikawal Yoo Jae Hoon.
Termasuk peluang di menit 19, tendangan Amadou belum menemukan sasaran.
Di menit 40-an, peluang bagi Septinus Alua setelah mendapat umpan di sisi kanan pertahanan Persipura, namun kiper Yoo Jae Hoon terlihat lebih sigap dalam menjemput bola.
Di dua menit pertambahan waktu yang diberikan oleh wasit Iwan Sukoco asal Malang, Jawa Timur, tim Perseru mencoba membuat gebrakan "solo run".
Ia melewati sejumlah pemain Persipura di kiri pertahanan lawan hingga membuahkan tendangan bebas, setelah Riacardo Salampessy melanggar pemain asal pegunungan tengah Papua itu.
Strategi tendangan bebas yang dibuat oleh Arthur Bonai dan kawan-kawan tidak berhasil, setelah tendangan keras Blibliq Dian Mahrus masih tinggi di atas gawang tim tuan rumah.
Skor sementara masih 0-0 hingga pluit babak pertama ditiup oleh wasit Iwan Sukoco.
Di babak kedua, tempo permainan coba dipercepat oleh Persipura, peluang-peluang awal begitu banyak, seperti dimenit 47, sundulan James Koko Lomel hanya membentur mistar gawang atas, setelah manfaatkan peluang umpan silang Boaz dari kanan lawan.
Selain itu, kemelut depan gawang di menit 49 tapi tidak membuahkan gol.
Perseru di babak kedua agak sedikit terbuka dan mencoba membangun serangan balik yang cepat lewat kaki Arthur, Yoksan Ama dan Gakou Amadou.
Misalnya serangan balik di menit 53, lewat kaki Arthur Bonai melewati Ricardo dan Bio, namun berhasil digagalkan oleh Yoo Jae Hoon yang maju menjemput bola tak jauh dari gars gawang.
Begitu juga, peluang Gakou Amadou dimenit 58 yang mendapatkan bola di sisi kiri pertahanan Persipura namun tendangan kerasnya berhasil diblok oleh Yustinus Pae Pada babak ini juga peluang bola terukur tim lawan masih minim, meski beberapa kali mengancam gawang tun rumah Persipura Jayapura.
Usai laga, pelatih Perseru Serui Agus Setiono mengakui kualitas permainan anak-anak Persipura, hanya kecewa dengan kepemimpinan wasit.
"Sebelum terjadi gol, anak-anak melihat telah terjadi hands ball sehingga konsentrasi terpecah dan gol terjadi," kata Agus.
Sementara itu, pelatih Persipura Jayapura Jafri Sastra mengaku bangga dengan tim asuhannya yang berhasil meraih kemenangan.
"Kami syukuri, anak-anak main luar biasa, bukan dengan mudah kalahkan Serui. Kami juga sudah perkiran Serui bermain negative footbal, dan anak-anak bermain sesuai instruksi dengan kemenangan akhir 1-0," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab