Suara.com - Pemain PSMS Medan diliburkan latihan selama sepekan dalam upaya menyambut menyambut bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriah dan pemain diizinkan kembali ke daerah asalnya masing-masing.
Wakil Ketua Umum PSMS Medan Supratikno di Medan, Minggu, mengatakan, libur latihan selama sepekan itu telah disampaikan kepada pemain usai melakoni laga tandang menghadapi PSPS di Pekanbaru.
Bagi pemain yang berasal dari luar Sumatera Utara diberi kompensasi izin kembali ke kampung halaman selama seminggu.
"Setelah pengurus berkoordinasi dengan pemain, manajer dan tim pelatih, maka disepakati latihan anak-anak diliburkan seminggu. Kembalinya mereka ke kampung halaman tentu untuk bersilaturahim kepada keluarganya dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan," katanya.
Meski latihan diliburkan, ia tetap meminta semua pemain tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama di daerah masing-masing dan menjaga pola makan dengan baik.
"Kami berharap mereka bisa menjaga kesehatan, termasuk mengatur pola makanan dan istirahat dengan baik. Supaya kebugaran mereka ketika balik ke Medan, tidak menurun," katanya.
Sementara Manajer Tim Freddy Hutabarat mengatakan, demi menjaga fisik dan kebugaran pemain, ia berharap seluruh anak asuhnya tetap menjaga disiplin waktu, istirahat, dan pola makanan.
Ia juga berpesan untuk melupakan hasil laga melawan PSPS, dan sudah saatnya fokus untuk laga tersisa.
"Kami pun dari tim manajemen berharap jangan larut dalam hasil kemarin. Kita tatap laga selanjutnya, tetap bermain bagus terus dan kita berharap laga selanjutnya bisa menang. 12 Juni nanti semua pemain harus sudah ada di mess," katanya.
Ada delapan pemain PSMS yang meminta izin untuk kembali ke daerahnya selama liburan yakni Choirul Hidayat (Bandung), Ipan Sohana (Bandung) Purwa Putra (Bandung), Imam Bagus Kurnia (Surabaya), Rizky Abdiansyah (Palembang), Adhi Nugraha (Semarang), Roni Fatahilah (Bandung), dan Afiful (Pekanbaru). (Antara)
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Clara Shinta Bicara soal Kehamilan Jule: Kita Enggak Boleh Jahat!
-
Sapi Kurban Presiden Prabowo: Berisik di Elite Tapi Justru Untungkan Alit
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol
-
Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan