Suara.com - Hukuman 21 bulan penjara yang dijatuhkan Pengadilan Spanyol kepada Lionel Messi atas kasus penggelapan pajak turut menyita perhatian Presiden La Liga, Javier Tebas. Tebas cemas kasus tersebut akan membuat mega bintang Barcelona itu hengkang dari bumi Spanyol.
Jika itu terjadi, maka bisa dibilang kompetisi La Liga Spanyol akan kehilangan sedikit daya tariknya. Betapa tidak, sejak kebintangan Messi bersinar, kompetisi La Liga memang menjadi salah satu liga yang paling diminati pencinta sepakbola dunia, selain Liga Inggris.
"Kita bicara tentang proses yang tidak diikuti dengan benar. Saya tidak yakin Messi seorang kriminal. Dia hanya korban dari struktur fiskal yang buruk yang harus diubah," kata Tebas.
Tebas menambahkan Messi telah turut banyak berjasa bagi pembangunan di Spanyol. Diantaranya lewat pajak yang disetorkan penyerang asal Argentina itu yang digunakan untuk pembangunan rumah sakit dan jalan raya.
Lebih jauh, Tebas juga menepis anggapan kasus ini bagian dari konspirasi yang besar terhadap Messi.
"Tidak ada prasangka atau serangan pribadi terhadap Messi maupun Barcelona. Dunia olahraga benar-benar sedang diselidiki," ujar Tebas.
Sebelumnya, pada, Rabu (6/7/2016), Pengadilan Spanyol menyatakan Messi dan ayahnya, Jorge Horacio Messi, bersalah dengan dakwaan telah menggelapkan pajak sebesar 4,1 juta euro (sekitar Rp59,4 miliar).
Dalam hukum Spanyol, seorang terdakwa yang dijatuhi pidana kurang dari dua tahun hukumannya bisa ditangguhkan. Itu artinya, meski divonis 21 bulan penjara, Messi tetap tidak akan dijebloskan ke jeruji besi. (ESPN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!