Suara.com - Lionel Messi telah dinyatakan bersalah atas penggelapan pajak oleh pengadilan Spanyol. Namun demikian, Presiden La Liga Javier Tebas menegaskan bahwa dia tidak menganggap bintang Barcelona ini penjahat.
Messi telah divonis bersalah atas kasus penggelapan pajak oleh pengadilan di Spanyol mencapai 4,1 juta euro atau setara Rp 59 miliar. Dia divonis hukuman penjara 21 bulan beserta denda sebesar 2 juta Euro
Namun, Messi kemungkinan tidak akan dipenjara karena dalam hukum di Spanyol, hukuman kurungan kurang dari dua tahun bisa menjalani hukuman percobaan dengan catatan belum pernah mempunyai catatan kriminal.
Klub Barca telah menggalang dukungan bagi Messi diantara fansnya lewat kampanye di media sosial. Namun usaha itu mendapatkan kritikan karena mereka merasa klub terang terangan mendukung sebuah pelanggaran.
Tebas pun sempat diminta pendapatnya soal Messi untuk melanjutkan bermain di Spanyol meskipun ada konflik hukuman. Namun dia menegaskan bahwa tidak ada masalah baginya untuk Messi tetap berkarir di Barca.
"Saya sudah bicara tentang Messi - Saya tidak menganggap dia seorang penjahat dan saya senang dengan dia tinggal di La Liga," kata Tebas.
"Masih ada pilihan bagi pemain dan kami harus menunggu keputusan akhir." (Scoresway)
Berita Terkait
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
-
Bocor! Video Ruang Ganti Argentina Sebelum Dihajar Spanyol, Pesan Messi Diabaikan Rekan-rekannya
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard
-
Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
-
Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas
-
Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce