Suara.com - Kian lengkap saja ketenaran dan mungkin juga kebahagiaan Cristiano Ronaldo (31). Setelah meraih berbagai sukses dan gelar, termasuk yang terbaru dengan memenangi Piala Eropa 2016 bersama Portugal, pesepakbola kondang itu kini namanya akan diabadikan sebagai nama sebuah bandara internasional.
Bandara dimaksud tak lain adalah Bandara Madeira, yang notabene berada di kota kelahiran Ronaldo sendiri. Hal itu diumumkan secara resmi oleh Miguel Albuquerque, Presiden Pemerintahan Madeira, pada Jumat (22/7/2016) waktu setempat.
Sebagaimana disampaikan Albuquerque, dengan demikian bandara yang sebelumnya dikenal bernama Bandara Santa Catarina atau Bandara Funchal, itu ke depan akan bernama Bandara Cristiano Ronaldo. Namun, belum disebutkan secara pasti kapan peresmian pergantian nama itu akan dilakukan.
Hal ini memang masih terkait dengan kesuksesan Portugal meraih gelar turnamen penting pertamanya, usai mengalahkan tuan rumah Prancis 1-0 di final Euro 2016. Ronaldo sendiri adalah kapten tim Portugal yang berperan besar dalam sukses itu, kendati di laga final harus ditarik keluar lantaran cedera.
Yang menarik, pengumuman itu disampaikan pada hari yang sama ketika Ronaldo meresmikan pembukaan hotelnya di kota itu. Bersama bintang Real Madrid itu, Albuquerque memang menghadiri peresmian bisnis jaringan global yang bekerja sama dengan Pestana Hotel Group tersebut --dengan target kota berikutnya adalah Lisbon, Madrid dan New York.
"(Hotel) Pestana CR7 yang pertama haruslah berada di Funchal --kotaku yang juga dinilai sebagai pulau terindah oleh World Travel Awards," ungkap Ronaldo dalam peresmian tersebut.
"Merupakan kehormatan besar bagiku, dengan dibukanya hotel pertamaku ini. Ini menandai keterlibatanku dalam bidang yang sama sekali baru. Proyek baru ini (diyakini) akan meraih sukses besar di empat penjuru dunia," tambah mantan penyerang Manchester United yang sudah tiga kali meraih Ballon d'Or itu. [Soccerway]
Berita Terkait
-
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Tak Punya Gelar Piala Dunia, Apakah Cristiano Ronaldo Sah Disebut Legenda Terbesar Portugal?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan