Suara.com - Real Madrid akhirnya melengkapi suksesnya musim lalu usai meraih trofi Liga Champions, dengan merebut Piala Super UEFA, Selasa (9/8/2016). Dalam laga menghadapi juara Liga Europa musim lalu, Sevilla, Madrid sukses menang dengan skor 3-2 lewat perpanjangan waktu.
Dalam pertandingan di Stadion Lerkendal, Trondheim, Norwegia, itu Madrid sebenarnya sudah sempat unggul lebih dulu di babak pertama, lewat gol cantik dari Marco Asensio di menit ke-21. Namun kemudian, tak lama menjelang turun minum atau tepatnya di menit ke-41, Sevilla membalas lewat gol Franco Vazquez.
Memasuki babak kedua, pertandingan sempat cukup lama berlangsung imbang, sebelum kemudian sejumlah pergantian pemain membawa beberapa perubahan. Di kubu Madrid, antara lain ada Karim Benzema yang masuk menggantikan Alvaro Morata, juga Luka Modric yang kemudian menggantikan Isco.
Sementara di kubu Sevilla, salah satu pergantian pentingnya adalah Yevgeni Konoplyanka yang masuk menggantikan Lucinao Vietto di menit ke-67. Adalah pemain yang baru masuk ini pula yang kemudian membuat perubahan, ketika sebuah pelanggaran di kotak terlarang membuatnya mendapat hadiah penalti, yang oleh Kono dieksekusi dengan baik.
Skor 1-2 tersebut pun sontak membuat Madrid ketar-ketir karena berada di posisi sulit. Apalagi kemudian nyatanya, Sevilla mampu bertahan cukup lama dengan keunggulannya tersebut, kendati Madrid senantiasa melancarkan serangan demi kembali menyeimbangkan kedudukan.
Lagi-lagi akhirnya, adalah sang kapten Sergio Ramos yang membuktikan pentingnya keberadaan dirinya sekaligus sebagai "spesialis gol-gol krusial". Memasuki menit ke-93 atau di injury time, Ramos yang tak terjaga berhasil telak menyundul bola umpan silang dari Lucas Vazquez, membuat Madrid terselamatkan dari kekalahan.
Gol itu pula tampaknya yang menjadi cikal-bakal kemenangan Madrid, setelah laga lantas dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Ditambah faktor lain yakni kondisi mental yang memburuk, Sevilla kian kesulitan ketika di awal perpanjangan waktu harus bermain dengan 10 pemain lantaran Timothee Kolodziejczak diusir wasit akibat akumulasi kartu.
Menit demi menit, kemenangan Madrid sudah tampak seakan menunggu waktu, karena sejumlah serangan dan peluang yang terus berusaha diciptakan oleh sejumlah pemainnya. Hingga akhirnya di menit ke-119, atau semenit saja jelang akhir babak tambahan, Daniel Carvajal tampil sebagai pahlawan Madrid, dengan mencetak gol kelima sekaligus penentuan dalam laga malam itu.
Tidak lama berselang, hasil akhir pun dipastikan dengan berbunyinya peluit panjang, dan skor kemenangan 3-2 untuk Madrid. Segenap pemain, ofisial beserta pendukung tim yang dilatih Zinedine Zidane itu pun segera bersorak gembira menyambut capaian Piala Super Eropa ketiga milik mereka.
Berita Terkait
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Luis de la Fuente Komentari Isu Kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama