Suara.com - Kepergiaan Paul Pogba ke Manchester United tampaknya masih disesalkan kapten Juventus, Gianluigi Buffon. Kiper gaek ini menilai mantan koleganya di Juventus itu memiliki talenta yang sangat besar.
Buffon pun tak ragu menilai, suatu hari kelak Pogba bisa menyamai level permainan seniornya di Prancis, Zinedine Zidane dan Michel Platini. Baik, Zidane maupun Platini tak lain merupakan pesepakbola paling legendaris di Prancis.
Talenta besar itu pulalah yang membuat MU menyanggupi kompensasi yang begitu mahal dan kontroversial. Tidak kurang dana 89 juta poundsterling (sekitar Rp1,5 triliun) dikeluarkan MU untuk memboyong kembali Pogba dari Juventus pada 8 Agustus lalu.
Angka itu membuatnya jadi pemain termahal di dunia menggeser nama besar, seperti Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Namun, tak sedikit yang menilai dana yang dikeluarkan MU untuk Pogba terlalu berlebihan.
Kritikan itu dilandasi usia Pogba yang masih muda, 23 tahun. Belum lagi, ditambah prestasi Pogba yang belum sehebat bila dibandingkan dengan dua pesepakbola terhebat di jagat raya saat ini; Lionel Messi dan Ronaldo.
Namun, Buffon yakin Pogba bakal jadi pesepakbola hebat di masa depan. Buffon mencontohkan salah satu kehebatan yang dimiliki Pogba adalah bisa mengatur pola bertahan dan menyerang dengan sangat baik.
"Dengan keberuntungan, maka itu sangat mungkin baginya (mencapai level Zidane dan Platini). Pogba pejuang yang luar biasa di lapangan dan juga sangat bertalenta," ujar Buffon, 38 tahun.
"Kontrol bolanya dan cara dia mengubah secara cepat permainan dari bertahan lalu menyerang sangat spesial. Tak mudah membandingkannya dengan pesepakbola besar di masa lalu, tapi dia punya banyak kesamaan dengan Platini dan Zidane," pungkas Buffon. (Sky Sports)
Berita Terkait
-
Sir Jim Ratcliffe Ungkap Alasan Belum Permanenkan Michael Carrick
-
Aston Villa Siapkan Bek Kanan Muda untuk Hadapi Manchester United
-
Michael Carrick Tegaskan Manchester United Siap Hadapi Tekanan Empat Besar
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
-
Gara-gara Game FIFA! Cerita Dibalik Pembelian Marcus Rojo oleh Louis van Gaal ke MU
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Persib Imbang di Samarinda, Marc Klok Soroti Peluang Emas di Menit Akhir
-
'Orang Dalam' Blak-blakan John Herdman Dekati Wonderkid Arsenal untuk Dinaturalisasi
-
Persib Gagal Amankan Tiga Poin di Samarinda, Bojan Hodak Soroti Momen Kontroversial
-
Taktik Umpan Pendek Macet Lawan Dewa United, Pelatih Persija Kritik Kondisi Rumput JIS
-
Tampil 84 Menit, Intip Statistik Memukau Calvin Verdonk saat Lille Hajar Rennes
-
Persija Gagal Salip Borneo FC, Persib Bandung Makin Kedinginan di Pucuk Klasemen Super League
-
Kiper Terbaik Super League Dicuekin John Herdman, Sumardji Beri Penjelasan
-
Fabio Lefundes: Menurut Kalian, Apakah Persib Bandung Punya Kualitas yang Buruk?
-
Profil Simon Grayson, Asisten Pelatih Timnas Indonesia yang Baru
-
Pelatih Borneo FC Akui Harus Peras Keringat Lebih Demi Kalahkan Persib Bandung