Suara.com - Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA, berencana untuk menambah jatah tiket Liga Champions di musim 2018/19 mendatang. Diwacanakan, satu tiket tambahan akan diberikan kepada empat liga terbaik di benua biru.
Berdasarkan perhitungan koefisiensi UEFA, empat liga terbaik Eropa saat ini adalah La Liga (Spanyol), Bundesliga (Jerman), Liga Premier (Inggris) dan Serie A (Italia). Dengan format baru tersebut, empat liga tersebut dipastikan tidak akan mengirimkan wakilnya ke babak playoff, melainkan langsung mendapat tempat di kompetisi kasta tertinggi benua biru itu.
Perubahan format itu sendiri baru akan disahkan dua tahun mendatang.
Selain jatah di fase grup, sistem koefisiensi klub juga akan diubah. Dalam format baru itu nantinya, sejarah sukses sebuah klub di Liga Champions akan masuk hitungan.
Dengan perubahan format tersebut, UEFA berharap distribusi pendapatan klub akan meningkat secara signifikan. Namun jatah di pasar saham dipastikan akan menurun.
Untuk menjaga keseimbangan diantara kedua hal di atas, UEFA akan mendirikan sebuah anak perusahaan yang tugas utamanya adalah mengatur kompetisi yang diikuti klub.
"Evolusi kompetisi klub-klub UEFA adalah hasil dari proses pemekaran yang melibatkan para pemegang saham dan para ahli," tukas sekjen interim UEFA Theodore Theodoridis.
"Kami bahagia sepak bola Eropa saat ini tetap solid dan memegang teguh konsep solidaritas, kompetisi dan pengelolaan sportif," sambungnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
-
Konflik Mees Hilgers vs FC Twente Meruncing, UEFA Diminta Turun Tangan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Dukungan Indonesia Cs Gak Ngaruh! Gianni Infantino Diminta Mundur atau Dilengserkan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh