Suara.com - Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) meminta Kemenpora dapat memberikan kepercayaan dan rekomendasi untuk menggelar kongres PSSI di Makassar, Sulawesi Selatan, 17 Oktober 2016.
Pelaksana Ketua PSSI Hinca Panjaitan di Makassar, Selasa, mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan yang cukup jauh sehingga sulit memenuhi saran atau permintaan untuk memindahkan lokasi kongres dari Makassar ke Yogyakarta.
"Persiapan pelaksanaan kongres di Makassar sudah 90 persen. Karena itu, kami bermohon pada Menpora agar dapat memberi kesempatan bagi kami menyelenggarakan kongres PSSI di Makassar," ujarnya.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya begitu antusias dengan rencana pelaksanaan kongres di kota yang dipimpinnya tersebut.
Ia juga mengaku percaya diri bisa menjalankan amanah sebagai tuan rumah karena memiliki banyak pengalaman sebagai penyelenggara baik ajang berskala nasional maupun internasional.
Ia lantas menyebutkan bahwa Makassar sebelumnya sukses menjadi tuan rumah kongres dokter yang berlangsung dengan begitu baik. Makassar juga pernah mengundang 161 wali kota se-ASEAN pada 2015.
"Jadi, jika pelaksanaan kongres PSSI, saya kira itu bukan hal yang luar biasa (sulitnya) untuk kita sukseskan bersama," ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, saat ini ada 10 hotel baru di Makassar yang tentu siap menampung lebih banyak tamu ke Makassar.
"Soal penerbangan ke Makassar, mau berangkat jam berapa dan menggunakan maskapai apa, hampir semuanya tersedia. Intinya, Makassar sangat siap untuk menjadi penyelenggara kongres PSSI 2016," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura