Suara.com - Pelatih tim nasional Italia Giampiero Ventura, Selasa, mengatakan Spanyol kini sudah berbeda di bawah kepemimpinan pelatih Julen Lopetegui.
"Pelatih ini (Lopetegui), yang tentunya saya hormati, telah memberikan timnya 'adrenalin', keyakinan dan membuat mereka menjadi tim Spanyol yang sepenuhnya berbeda dari yang sebelumnya," ujar Ventura, seperti dikutip Antara dari Reuters.
Italia dan Spanyol akan bertemu dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 pada Kamis (6/10) atau Jumat dini hari WIB. Kedua tim nasional ini dapat dikatakan "baru" karena adanya pergantian pelatih.
Spanyol kini ditangani oleh mantan pelatih U-21 Spanyol Julen Lopetegui yang menggantikan Vicente del Bosque. Sementara Italia, yang sebelumnya dilatih Antonio Conte, saat ini dilatih oleh Ventura yang sudah berada 35 tahun di dunia kepelatihan tetapi belum meraih satupun trofi kejuaraan besar.
Ventura masih kesulitan dalam mendapatkan keseimbangan dalam timnya. Pada pertandingan persahabatan melawan Prancis, pertandingan pertama Ventura, mereka harus menelan kekalahan dengan skor 1-3.
Italia baru berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 ketika melawan Israel dalam kualifikasi Piala Dunia 2018, yang mana adalah pertandingan kompetitif perdananya. Namun dalam pertandingan tersebut mereka harus kehilangan pilar di lini belakang Giorgio Chiellini yang diusir wasit.
Hal itu membuat Chiellini harus absen di pertandingan besar melawan Spanyol, tim yang pernauh juara dunia dan juara Eropa, sama seperti Italia.
Kenyataan ini semakin berat untuk Italia mengingat lawannya, Spanyol, berhasil memenangi dua pertandingan terakhirnya di bawah kepemimpinan Lopetegui, termasuk mengalahkan tim kuat Belgia dengan skor 2-0 di pertandingan persahabatan di Brussels, Belgia.
Kemenangan kemudian berlanjut pada pertandingan selanjutnya melawan Liechteinstein pada Kualifikasi Piala Dunia 2018. Juara Piala Dunia tahun 2010 itu melumat lawannya dengan skor 8-0.
Di masa kepemimpinannya, Lopetegui telah membuat beberapa keputusan penting, seperti dengan berani tidak memasukkan sosok kapten dan pemegang rekor penampilan bersama tim nasional Iker Casillas, serta dua pemain langganan tim nasional Pedro Rodriguez dan Cesc Fabregas ke dalam tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti