Suara.com - Ezequiel Garay mengaku dirinya tidak menyesal meninggalkan Real Madrid. Bek Argentina ini mengatakan bahwa meninggalkan Madrid pada 2011 adalah keputusan terbaik yang pernah dibuatnya.
Garay yang bergabung dengan Madrid dari Racing Santander dengan transfer 10 juta Euro dari Racing Santander pada 2008, telah membantu klub memenangi Copa del Rey. Namun, dia tidak pernah mendapatkan tempat dalam skuat utama di klub tersebut.
Ia menghabiskan waktu dua tahun di Madrid sebelum bergabung dengan Benfica pada 2011. Garay pun mengakui kurangnya waktu bermain adalah alasan utamanya dirinya memutuskan untuk meninggalkan Bernabeu.
"Saya menghormati Real Madrid lebih sebagai lembaga, tapi keputusan terbaik dalam karir saya adalah meninggalkan klub itu, seperti apa yang seorang pemain ingin lakukan adalah bermain dan saya tidak bermain," ungkap Garay kepada El Desmarque.
"Saya tidak menyesal tentang hal itu - Anda hanya perlu melihat tiga setengah tahun yang saya alami setelah Madrid di Benfica, yang spektakuler. Pilihan itu semua berjalan baik bagi saya," ujarnya.
"Saya yakin setiap langkah yang sama ambil dalam karir saya, semua berjalan dengan baik," tukas pemain yang sempat memperkuat Zenit St. Petersburg dan akhirnya bergabung di Valencia di musim panas kemarin. (Espnfc)
Berita Terkait
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Federico Valverde Cedera Kepala usai Berkelahi dengan Tchouameni
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Valverde dan Tchouameni Dikabarkan Baku Hantam
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati