Suara.com - Paul Pogba hadirkan mimpi buruk bagi Fenerbahce saat tandang ke markas Manchester United di Old Trafford dalam lanjutan Grup A Liga Europa, Kamis (20/10/2016) atau Jumat dini hari WIB.
Pemain termahal di dunia itu menyumbang dua dari empat gol Setan Merah ke gawang wakil asal Turki tersebut dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 4-1.
Gol pertama Pogba tercipta di menit ke-31 lewat titik penalti usai Juan Mata dijatuhkan Simon Kjaer di kotak terlarang, sekaligus jadi gol pembuka bagi MU.
Dengan tenang, gelandang asal Prancis ini melesakkan tembakan ke sudut kiri bawah yang mengecoh penjaga gawang Volkan Demirel yang justru melompat ke arah sebaliknya.
Tak butuh waktu lama bagi pasukan Jose Mourinho untuk menggandakan keunggulan. Tepatnya di menit ke-34, yang kembali berawal dari titik penalti.
Penalti kedua untuk MU diberikan wasit Benoit Bastien asal Prancis setelah Anthony Martial dilanggar Sener Ozbayrakli. Martial yang mengambil sendiri eksekusi penalti sukses jalankan tugasnya.
Seakan belum puas, MU pun kembali membobol gawang Fenerbace untuk ketiga kalinya saat satu menit tambahan waktu babak pertama. Lagi-lagi Pogba mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari umpan Jesse Lingard, Pogba melesakkan tendangan keras terarah yang tidak mampu dijangkau Demirel. Skor 3-0 ini bertahan hingga babak pertama berakhir.
Sorak-sorai pendukung MU kembali membahana saat babak kedua baru berjalan tiga menit berkat gol yang dicetak Lingard yang melengkapi pesta gol klubnya usai dapat umpan dari Wayne Rooney.
Gol hiburan tim tamu sendiri dicetak mantan striker MU, Robin van Persie, di menit ke-83 setelah menerima umpan tarik dari Emmanuel Emenike.
Striker asal Belanda itu tak merayakan golnya, dan golnya tersebut mendapat tepuk tangan meriah dari pendukung MU, termasuk mantan manajernya di MU, Sir Alex Ferguson, yang turut menyaksikan langsung laga ini.
Meski menang, MU belum bisa mengambil alih pimpinan klasemen Grup A dari Feyenoord Rotterdam, yang juga meraih kemenangan di jam dan hari yang sama atas wakil Ukraina, Zorya, 1-0.
Poin yang dimiliki MU dan Feyenoord sejatinya sama, yakni enam poin dari tiga laga; dua kali menang dan sekali kalah. Hanya saja, klub asal Belanda itu unggul head to head setelah menang di pertemuan pertama, 15 September lalu.
Berita Terkait
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang