Suara.com - Manajer Manchester United Jose Mourinho ingin skuatnya bangkit dari situasi yang sulit ini. Usai ditaklukkan Chelsea, Mourinho menantang skuatnya agar mereka menunjukkan sebagai lelaki sejati.
Mourinho menelan pil pahit saat kembali ke Stamford Bridge setelah skuatnya dihantam Chelsea empat gol tanpa balas. Hasil tersebut membuat MU turun di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris.
MU pun sudah harus kembali fokus dimana mereka akan menghadapi rival sekotanya, Manchester City di Piala Liga Inggris, Rabu (26/10/2016). Mourinho pun meminta skuatnya segera bangkit dari situasi ini.
"Kami benar-benar sedih, tapi sekali lagi ini bukan untuk anak-anak, ini adalah untuk laki-laki dan ... kami harus menjadi laki laki sejati dan bekerja untuk laga berikutnya," kata Mourinho kepada MUTV.
Namun demikian, manajer asal Portugal ini lebih memilih mereka bermain di Premier League sehingga mereka dapat memperbaiki posisi mereka. "Saya lebih suka bermain [berikutnya] di Liga Premier."
"Ini perasaan yang buruk di Liga Premier. Dengan kombinasi hasil, jarak dengan pimpinan enam poin. Kami memiliki waktu yang sangat sulit pertandingan. Kami kehilangan poin minggu ini dan sekarang kami perlu memenangkan pertandingan."
"Saya tidak mengatakan bahwa mereka adalah lawan yang mudah, tapi kami punya Burnley, kami memiliki Swansea, West Ham, Sunderland, Middlesbrough yang harus kami menangi," lanjut Mourinho.
"Empat tim teratas, lima, mereka harus bermain di antara mereka seperti yang kami lakukan minggu ini melawan Chelsea dan Liverpool. Mereka akan kehilangan poin juga, jadi kita berada dijalur, tapi tidak ada cara untuk bersembunyi," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026
-
Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan
-
Proses Naturalisasi Disetujui Komisi X DPR RI, Luke Vickery: Ini Impian Saya Sejak Lama
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
-
Pelatih Tanjung Verde Ungkap Kunci Keberhasilan Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Tahan Imbang Spanyol, Pelatih Tanjung Verde Sampaikan Ultimatum