Suara.com - Sebanyak empat pemain kunci tim Sriwijaya FC dipastikan tidak akan bermain saat melawan tuan rumah Persipura Jayapura dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Minggu sore.
Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putra di Kota Jayapura, Minggu, mengatakan keempat pemain itu ada yang akumulasi kartu kuning, cidera dan memenuhi panggilan Timnas sehingga tidak bersama tim di Jayapura.
"Ada beberapa pemain yang tidak bisa ikut karena akumulasi kartu kuning yaitu Maurits dan Musafri," katanya.
"Sementara yang dipanggil ke Timnas yakni Fachrudin. Sedangkan Albertho Goncalves masih cidera. Itu semua pemain yang saya tidak bawa," sambungnya.
Namun, kata mantan pelatih Timnas itu, tentunya ada pemain pengganti yang disiapkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh empat pemain tersebut.
"Dari pemain yang kita bawa ini bisa melaksanakan tugas dan fungsinya sama dengan pemain yang tidak dibawa," katanya.
Mengenai target, Widodo mengaku bahwa semua tim yang bertandang ke markas tim berjuluk Mutiara Hitam sudah pasti ingin meraih poin.
"Tapi itu tidak muda butuh kerja keras, ekstra kerja keras. Kami tahu bahwa tim dari Papua ini (Persipura) adalah tim yang eksis di papan atas," katanya.
"Apalagi mereka (Persipura) bisa memunculkan pemain-pemain muda baru yang miliki talenta. Saya sangat respek," ujarnya.
Widodo berharap pada laga nanti sore skuat asuhannya bisa menyuguhkan laga yang menarik dan fair play.
"Harapannya laga nanti sore berjalan asyik dan menarik sehingga penonton bisa melihat permainan sepak bola yang baik dan fair play," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Dibalik Keputusan MK soal Kuota Hangus, Pakar CISSReC Ingatkan Transparansi Lebih Penting!
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK
-
Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Polres Tasikmalaya Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa SD, Korban Sempat Jalani Operasi