Suara.com - Ketua PSSI Terpilih periode 2016-2010 Edy Rahmayadi mengaku pihaknya akan memberikan perhatian khusus pada klub-klub sepak bola yang sudah menjadi legenda dalam upaya menggairahkan kembali pesepakbolaan di tanah air.
"Ada beberapa klub legenda di Indonesia seperti PSMS Medan, Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan PSM Makasar. Klub itu legenda, harus hidup dan untuk itu harus kita perhatikan," katanya di Medan, Jumat.
Klub-klub tersebut dulunya selalu bergantian menjadi juara di era perserikatan dan pemain-pemainnya bermain dengan semangat juang cukup tinggi demi semata-mata mengharumkan klub yang dibelanya.
Tidak heran klub-klub tersebut menjadi legenda bagi pesepakbolaan di Tanah Air, namun sayangnya kondisi kelima klub tersebut saat ini seolah "tenggelam" dan kalah superior yang ditunjukkan oleh tim-tim yang baru muncul.
"Ketenaran klub-klub itu seolah tenggelam. Saat ini Persib dan Persija memang kita lihat sudah mulai bangkit kembali, tapi masih gitu-gitu juga. Atas dasar itulah mengapa kita akan memberikan perhatian khusus pada klub-klub legenda itu," katanya.
Sementara terkait PSMS Medan, menurut dia, klub tersebut bukan hanya milik masyarakat Medan namun milik semua orang di Sumatera Utara, untuk itu agar klub itu bisa kembali bangkit dan berjaya tentunya semua orang di daerah itu harus memberikan perhatian yang cukup besar.
Artinya, kata dia, tidak bisa hanya memberikan sepenuhnya kepada pengurus PSMS saja, namun pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya juga harus memberikan perhatian.
Saat ini, PSMS sama sekali tidak memiliki pemain senior, yang tentunya jika tiba-tiba ada pihak-pihak lain yang menggelar kompetisi dalam waktu dekat ini tentunya klub tersebut tidak bisa ikut berpartisipasi.
"PSMS itu marwahnya orang Sumut. Nah, sudah seharusnya kita bersama-sama untuk membangkitkanya kembali. Dulu Sumut adalah gudangnya pemain nasional, tapi sekarang tidak satupun pemain asal Sumut yang menjadi pemain timnas. Ini tentunya harus menjadi perhatian semua pihak di daerah ini," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Timnas U-17 Lakoni Uji Coba Lawan Cina, Siapa Pantas Jadi Pelatih?
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap