Bola / Bola Indonesia
Rabu, 04 Februari 2026 | 14:50 WIB
Skuad Timnas Indonesia. (Instagram/pssi)
Baca 10 detik
  • Indonesia resmi mengajukan diri sebagai salah satu kandidat tuan rumah Piala Asia 2031 kepada AFC.
  • Total enam negara/kandidat mengajukan diri bersaing, dengan Uni Emirat Arab dipastikan mengundurkan diri dari bidding.
  • AFC akan segera mengevaluasi dokumen seluruh kandidat sebelum menentukan keputusan akhir pada Kongres AFC mendatang.

Suara.com - Indonesia resmi masuk dalam daftar negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Kepastian ini diumumkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) setelah menutup proses penerimaan bidding dari asosiasi anggota pada Rabu (4/2/2026).

Mengacu pada pernyataan resmi AFC, Indonesia menjadi salah satu dari enam kandidat tuan rumah Piala Asia 2031 yang akan bersaing memperebutkan kepercayaan menggelar turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia tersebut.

Selain Indonesia, negara lain yang ikut mengajukan diri adalah Australia, India, Korea Selatan, Kuwait, serta joint bid dari Kirgizstan, Tajikistan, dan Uzbekistan. Sementara itu, Uni Emirat Arab dipastikan mundur dari proses bidding.

Proses bidding Piala Asia 2031 sendiri telah dimulai sejak tahun lalu dan mendapat minat besar dari berbagai negara di Benua Asia.

AFC selanjutnya akan berkoordinasi dengan seluruh asosiasi anggota yang mengajukan bidding, termasuk Indonesia, untuk melengkapi dokumen persyaratan. Proses evaluasi akan dilakukan sesuai dengan regulasi, jadwal, dan mekanisme penilaian yang telah ditetapkan.

Keputusan akhir terkait tuan rumah Piala Asia 2031 nantinya akan ditentukan melalui Kongres AFC, setelah seluruh tahapan penilaian rampung.

Jika terpilih, Indonesia berpeluang kembali mencatat sejarah sebagai tuan rumah Piala Asia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat penyelenggaraan sepak bola di kawasan Asia.

Sebelumnya, Indonesia sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 dan Piala Asia U-17 2023, yang mendapat apresiasi positif dari FIFA maupun AFC.

Baca Juga: Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap

Load More