Suara.com - Leicester City kembali harus melakoni pekan yang berat. Saat mencoba bangkit, juara bertahan Premier League ini harus berhadapan dengan tim kuat Manchester City di King Power, Minggu (11/12/2016) dini hari WIB .
Leicester memang sedang terpuruk di Premier League dimana mereka saat ini berada di posisi 16 klasemen. Di Liga Champions meski mereka telah memastikan lolos ke 16 namun di laga terakhir kalah telak 0-5 dari Porto.
Kini, Claudio Ranieri sudah harus mempersiapkan skuatnya menghadapi Manchester City. Bukan tugas yang mudah bagi Ranieri bisa mengamankan poin saat menghadapi skuat besutan Guardiola.
Ranieri telah menyiapkan formasi 4-4-2. Duet Islam Slimani dan Jamie Vardy siap mengisi lini depan Leicester. Riyad Mahrez di sayap kanan, duet Andy King dan Daniel Amartey di tengah dan Marc Albrighton di kiri.
Di barisan pertahanan siap diisi Christian Fuchs, Wes Morgan, Robert Huth dan Danny Simpson. Sementara di bawah mistar gawang Ron-Robert Zieler masih menggantian posisi Kasper Schmeichel.
Sementara City yang saat ini berada di posisi keempat mencoba bangkit setelah di laga terakhir mereka dikalahkan Chelsea. Guardiola pun harus memutar otak karena tiga pemainnya mendapatkan larangan tampil.
Guardiola siap memainkan formasi 4-2-3-1. Kelechi Iheanacho akan menjadi andalan di lini depan guna menggantikan peran Sergio Aguero yang mendapatkan hukuman larangan tampil empat pertandingan.
Kevin De Bruyne, David Silva dan Nolito siap membantu serangan di belakang Iheanacho. Yaya Toura akan menjadi andalan Guardiola di lini tengah berduet dengan Ilkay Gündogan.
Sementara di lini belakang siap diisi Gaël Clichy, Aleksandar Kolarov, John Stones dan Bacary Sagna. Sementara di bawah mistar gawang masih akan tetap ditemapti kiper utama Claudio Bravo.
Leicester sebagai tuan rumah tentu saja mencoba untuk dapat mengamankan tiga poin. Mampukah The Foxes dan mememperbaiki posisi atau City yang membawa pulang poin? Kita saksikan saja.
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Duo Man City Panas! Rodri Akui Salah Usai Ejek Bernardo Silva yang Gagal Cetak Gol
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan