Suara.com - Jelang laga final Piala AFF 2016, tim nasional Indonesia mendapat dukungan dari gelandang AS Roma, Radja Nainggolan. Dukungan dari gelandang energik ini bukan tanpa alasan.
Seperti diketahui, kendati berpaspor Belgia, namun Nainggolan masih punya garis silsilah keturunan suku Batak, salah satu suku terbesar yang ada di nusantara.
Seakan ingin menunjukkan rasa nasionalismenya terhadap bangsa Indonesia ini pulalah Nainggolan menyampaikan dukungannya buat Timnas Garuda. Dukungan itu disampaikannya melalui rekaman video yang diunggah ke Instagram.
Dalam video berdurasi pendek, 17 detik, gelandang berusia 28 tahun itu mendoakan Boaz Solossa dan kawan-kawan bisa memetik gelar juara di ajang dua tahunan tersebut.
"Saya berharap yang terbaik untuk Timnas Indonesia di final Piala AFF. Saya harap Indonesia bisa menang," kata Nainggolan, dalam bahasa Inggris.
"Dan saya juga berharap yang terbaik untuk para fans di Indonesia. Indonesia juara," ungkap Nainggolan.
Sejak diunggah 11 jam lalu, video ini sudah dilihat lebih dari 91 ribu viewers. Para netizen pun tak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan Nainggolan kepada Timnas Garuda.
Salah satu netizen yang turut berkomentar adalah gelandang Timnas Garuda, Stefano Lilipaly. Pemain naturalisasi dari Belanda ini, dalam tweet-nya, juga mengucapkan selamat atas kemenangan AS Roma atas AC Milan dini hari tadi.
Dalam laga itu, Roma menang tipis 1-0 di Stadion Olimpico, Roma. Gol tunggal I Giallorossi tak lain dicetak Nainggolan di menit ke-62.
Baca Juga: Menangi Ballon d'Or, Ronaldo Dapat Kejutan Ini dari Madrid
"Terima kasih atas dukungan Anda @OfficialRadja. Selamat atas kemenangan luar biasa tadi malam melawan AC Milan dan mencetak gol kemenangan," cuit Lilipaly.
Di final Piala AFF 2016, Indonesia ditantang 'raksasa' sepakboal Asia Tenggara, Thailand. Final pertama akan dilangsungkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (14/12/2016). Dan final kedua akan berlangsung di kandang Thailand, Sabtu (17/12/2016).
Berita Terkait
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia