Suara.com - Peluang tim nasional Indonesia untuk memenangkan Piala AFF pertamanya kandas. Menghadapi juara bertahan Thailand di babak final leg kedua, tim Garuda dipaksa menyerah 2-0.
Dengan demikian, Indonesia yang menang 2-1 di leg pertama harus merelakan Piala AFF 2016 menyusul keunggulan Thailand dengan agregat 3-2. Bagi Thailand sendiri, kemenangan ini memastikan Piala AFF kelimanya.
Jalannya Pertandingan
Berlaga di Rajamangala National Stadium, tuan rumah Thailand langsung menekan sejak peluit kick-off dibunyikan. Mengandalkan lini sayap, tuan rumah yang mencoba mencipta peluang belum mampu menembus barisan belakang Indonesia.
Delapan menit bola bergulir, Indonesia yang berhasil keluar dari tekanan mencoba membangun serangan. Namun upaya yang dimotori Boaz belum mampu menebar ancaman berarti.
Memasuki menit ke-9, Thailand mendapat peluang pertamanya. Lolos dari kawalan Benny Wahyudi, Theerathon meneruskan bola kepada Teerasil Dangda. Beruntung bagi Indonesia, bola gagal menemui sasaran.
Di menit 26, giliran Indonesia mengancam. Mendapat peluang, Zulham Zamrun melepaskan bola ke arah gawang. Sayang, bola masih melebar tipis di sisi gawang tuan rumah.
Thailand yang mendominasi penguasaan bola akhirnya berhasil memecah kebuntuan di meit 37. Menerima sodoran bola dari sisi kiri, Fachruddin yang mencoba menghalau bola gagal. Bola mengenai Siroch Chatthong dan meluncur mulus ke sisi kiri gawang Kurnia Meiga. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Dua menit bola bergulir di babak kedua, Rajamangala National Stadium kembali bergemuruh. Gawang Kurnia Meiga kembali bergetar.
Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Indonesia, mendapat sodoran bola dari Chanathip Songkrasin, Siroch Chatthong dengan mudah menjebol gawang Meiga untuk kali kedua. Thailand memimpin 2-0.
Unggul dua gol, tim Negeri Gajah Putih semakin gencar menggedor pertahanan timnas. Memasuki menit 50, tuan rumah nyaris saja memperlebar jarak jika saja sepakan keras Teerasil gagal dibendung Meiga.
Masih mendominasi, Thailand kembali mengancam di menit 70. Beruntung, ketenangan Meiga saat berhadapan satu lawan satu dengan Teerasil Dangda masih mampu menyelamatkan gawang tim Garuda.
Rentannya lini pertahanan Indonesia kembali berbuah petaka di menit 81. Chatthong yang menari bebas di kotak pertahanan tim Garuda memaksa Meiga untuk melakukan pelanggaran yang berujung dengan hukuman penalti.
Namun Teerasil Dangda yang maju sebagai eksekutor gagal menambah keunggulan tuan rumah setelah arah sepakannya mampu dibaca dengan baik oleh Meiga.
Di sisa waktu pertandingan, Boaz cs mencoba bangkit mencari satu gol untuk memaksakan perpanjangan waktu. Namun jelang laga usai, Lestaluhu malah diusir wasit keluar lapangan lantaran menendang bola ke arah para pemain cadangan Thailand. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Thailand: Kawin T, Theerathon, Adison, Pratum, Tristan, Sarach, Tanaboon, Chappuis, Songkrasin, Teerasil, Sirod.
Indonesia: Kurnia Meiga, Lestaluhu, Hansamu, Fachruddin, Benny Wahyudi, Zulham, Manahati, Bayu Pradana, Rizky Pora, Boaz Solossa, Lilipaly.
Berita Terkait
-
Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand
-
Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia
-
Fakta Pahit: Timnas indonesia Kalah Kelas dari Vietnam dan Thailand Calon Juara Piala AFF 2026
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Timnas Indonesia Gigit Jari, Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 Usai Tekuk Singapura
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif
-
Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk
-
Bikin Rezeki 'Bocor'! Ini 7 Kesalahan Penataan Kompor Dapur Menurut Feng Shui yang Perlu Dihindari
-
Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
-
Ini Jadwal Baru Pembuangan Sampah di Kota Makassar, Wajib Diketahui Warga!
-
Filosofi SpongeBob Jadi Ubur-Ubur dan Ilusi Kabur dari Burnout
-
RAM dan Storage Makin Mahal, Xiaomi Tetap Bawa Fitur Flagship ke HP Entry-Level
-
Negara-Negara Arab Banyak Berinvestasi di London, Ini Alasannya