Suara.com - Striker Celta Vigo, Iago Aspas, mengatakan tidak ingin memperpanjang kasus meludah yang dilakukan bek dan kapten Real Madrid, Sergio Ramos, terhadap dirinya.
Kejadian ini terjadi saat Celta di luar dugaan mempermalukan Madrid di kandang sendiri, Santiago Bernabeu, 1-2, saat kedua klub bertemu di leg pertama perempat final Copa del Rey, Rabu (18/1/2017) lalu.
Aspas dan Ramos memang sempat terlibat pertengkaran saat pertandingan berlangsung. Semula, Aspas mengatakan tidak melihat aksi yang dilakukan bek berusia 30 tahun itu.
Dia baru menyadari Ramos telah meludahinya setelah seseorang mengirimi sebuah video. Namun demikian, penyerang berusia 29 tahun itu dengan jiwa besar memaafkan perilaku tidak pantas dari Ramos.
"Saya bahkan tidak menyadari apa yang terjadi," kata Aspas kepada Deportes Cuatro, seperti dikutip dari Soccerway, Sabtu (21/1/2017). "Saya baru mengetahuinya ketika seseorang mengirimi saya video."
"Saya benar-benar tidak tahu tentang aksi meludah Ramos pada awalnya. Hal seperti ini memang terjadi ribuan kali dalam pertandingan sepakbola, tapi masih saja terjadi di lapangan," lanjut Aspas.
Ini bukanlah kali pertama Ramos meludahi pemain lawan. Pada 2012 silam, mantan pemain Sevilla ini melakukan aksi yang sama kepada penyerang tim nasional Spanyol, Diego Costa, saat yang bersangkutan masih memperkuat Atletico Madrid--kini berseragam Chelsea.
Sementara itu, Aspas sendiri mencetak gol pembuka Celta pada pertandingan Rabu lalu di menit ke-64. Aspas pulalah yang jadi aktor atas terciptanya gol kemenangan Celta yang dicetak Jonny Castro di menit ke-70.
Sedangkan, gol tunggal Los Blancos dicetak Marcelo pada menit 69. Dengan kemenangan ini, Celta hanya butuh hasil imbang pada leg kedua 25 Januari nanti.
Baca Juga: Lagi, ISIS Hancurkan Situs Bersejarah di Suriah
Sementara, Madrid harus menang minimal dua gol tanpa balas pada laga yang berlangsung di kandang Celta, Estadio de Balaidos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
-
Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT
-
Siapa Suzanne Huurman? Dokter Perempuan yang Pecahkan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Daftar Negara yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026