Suara.com - Federasi Sepak Bola Asia, AFC, berkunjung ke Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, delegasi AFC menemui PSSI guna membahas perkembangan sepak bola di tanah air.
Pertemuan dengan PSSI itu sendiri sudah berlangsung dua hari, Senin (6/2/2017) dan Selasa (7/2/2017). Dalam kunjungan tersebut, Sekjen AFC Dato Windsor ditemani sejumlah anggotanya, yakni Shin Nan Gil, B. Chandra Mohan, Benoit Pasquier, Shamsul Maison, Ravi Kumar, Stuart Larman, dan Purushottam Katel.
Sejumlah hal dibahas dalam pertemuan itu. Diantaranya soal penerapan lisensi klub, lisensi pelatih, dan lisensi wasit.
"AFC datang untuk bersilahturahmi dan mendengar pemaparan strategi PSSI sekaligus menjelaskan program-program AFC. Program itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk membantu perkembangan sepak bola di Asia," kata Sekjen PSSI Ade Wellington di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (7/2/2017).
AFC juga ingin mengetahui perkembangan sepak bola Indonesia usai sanksi yang diberikan oleh FIFA. Tidak hanya itu, AFC juga akan membantu dan memberikan solusi masalah sepak bola di Tanah Air.
"Selain hal-hal di atas AFC menegaskan akan selalu membantu sepak bola Indonesia. Karena AFC mengerti terapan terbaik yang sesuai dengan kawasan Asia," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyambut positif kedatangan perwakilan AFC. Menurut Edy, kunjungan perwakilan AFC akan berdampak positif bagi perkembangan sepak bola tanah air.
"Kehadiran beliau ini dengan tujuh direktur AFC ke Indonesia sangat baik. Itu berarti begitu pentingnya sepak bola Indonesia di Asia. Beliau menyampaikan kita punya potensi untuk maju," ujar Edy.
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang