Suara.com - Perdebatan soal venue final Piala Raja musim ini berakhir sudah. Perdebatan tersebut berakhir setelah Federasi Sepak Bola Spanyol mengambil keputusan soal lokasi pertandingan Barcelona vs Alaves.
Seperti final tahun lalu, tahun ini partai puncak Piala Raja akan kembali digelar di markas Atletico Madrid, Vicente Calderon. Final akan berlangsung pada 27 Mei mendatang.
Menanggapi kabar itu, pelatih Barcelona Luis Enrique mengaku senang. Menurutnya, keputusan tersebut membangkitkan kembali kenangan final musim lalu di mana wasit harus mengeluarkan tiga kartu merah dan 14 kartu kuning saat Barcelona menghadapi Sevilla di partai final yang pada akhirnya dimenangkan Barcelona dengan skor 2-0.
"Saya pikir itu kabar bagus," kata Enrique di sesi jumpa pers jelang leg pertama babak 16 besar Liga Champions kontra PSG.
"Ini membangkitkan kenangan manis tahun lalu. Stadion bersejarah yang bisa mempersatukan suporter kedua tim," tambahnya.
Sebelumnya, Barcelona berharap final bisa digelar di Santiago Bernabeu, markas Real Madrid. Akan tetapi keinginan itu urung terwujud setelah presiden Los Blancos, Florentino Perez, menyatakan tidak bisa memenuhi permintaan tersebut dengan alasan ada kegiatan lain yang akan berlangsung di Bernabeu pada akhir Mei mendatang. (Soccerway)
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis