Suara.com - Sevilla sukses menekuk Leicester City 2-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Namun hasil itu masih belum cukup aman bagi Sevilla karena leg kedua akan dimainkan di markas Leicester.
Gol Sevilla dalam laga tersebut disumbangkan oleh Pablo Sarabia dan Joaquin Correa. Sedangkan Leicester masih mampu mencuri satu gol tandangnya lewat Jamie Vardy.
Jalannya Pertandingan
Pada laga di Estadio R. Sanchez Pizjuan, Kamis (23/2/2017) dini hari WIB, Sevilla sudah menekan sejak awal. Pablo Sarabia sudah mengancam gawang Leicester namun tendangannya masih melenceng di menit ke-4.
Pada menit ke-14, Sevilla mendapat hadiah penalti setelah Wes Morgan melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Namun Joaquin Correa yang menjadi eksekutor gagal memanfaatkan peluang itu setelah tendangannya digagalkan kiper Kasper Schmeichel.
Namun pada menit ke-25, Sevilla berhasil memimpin 1-0. Gol tersebut dicetak oleh Pablo Sarabia lewat sundulannya setelah memanfaatkan crossing cantik yang dilepaskan oleh Sergio Escudero.
Sevilla pun mendominasi penguasaan bola namun hingga jedah skor masih tetap 1-0. Di babak kedua, Leicester mencoba membalas lewat tembakan Ahmed Musa namun masih melenceng dari gawang Sevilla.
Namun demikian, Sevilla mampu memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 setelah Joaquin Correa berhasil menjebol gawang Leicester di menit ke-62. Ia berhasil memanfaatkan umpan cantik Stevan Jovetic
Sementara Leicester yang masih mampu membalas satu gol lewat Jamie Vardy yang menyambut crossing Danny Drinkwater di menit ke-73. Skor 2-1 bagi kemenangan Sevilla bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.
Namun gol Vardy di kandang Sevilla ini cukup penting karena mereka masih memiliki kesempatan untuk membalasnya. Pada leg kedua nanti, ganti skuat besutan Claudio Ranieri yang akan menjadi tuan rumah.
Skuat:
Sevilla: Sergio Rico; Mariano, Lenglet (Carrico 55'), Rami, Escudero; N'Zonzi, Nasri; Sarabia, Correa (Iborra 63'), Vitolo; Jovetic
Leicester City: Schmeichel; Simpson, Huth, Morgan, Fuchs; Mahrez, Ndidi, Drinkwater, Albrighton (Amartey 88'); Vardy, Musa (Gray 58')
Berita Terkait
-
Negara yang Diperkuat Gelandang Leicester City Ajak Timnas Indonesia Tanding di FIFA Matchday
-
Dirumorkan Jadi Pesaing Jay Idzes, Eks Real Madrid Disebut Ingin Beli Klub La Liga
-
MU Imbang Lawan Wolves, Ruben Amorim Optimistis Tembus Liga Champions Meski Badai Cedera Menghadang
-
Mimpi Besar Unai Emery, Ingin Bawa Trofi Liga Champions ke Villa Park
-
Resolusi Tinggi Barcelona di Tahun Depan, Raih Gelar Liga Champions
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Tampil Cuma Beberapa Detik, Elkan Baggott Bantu Ipswich Town Singkirkan Mantan dari Piala FA
-
Real Madrid Gagal Raih Piala Super Spanyol, Perasaan Xabi Alonso Campur Aduk
-
Gestur Mbappe Jadi Sorotan, Pemain Real Madrid Tolak Beri Guard of Honour untuk Barcelona
-
Raphinha Menggila, Lewandowski Mematikan, Hansi Flick: Dominasi Baru Blaugrana
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
Kabar Manis untuk John Herdman, Elkan Baggott Akhirnya Kembali Tampil di Level Senior
-
Komentar Pelatih Fortuna Sittard Usai Justin Hubner Jadi Pahlawan Tim
-
Punya Rekor Buruk, Liverpool Pandang Serius Duel Lawan Klub Kasta Ketiga Ini
-
Kabar Buruk untuk Liverpool, Conor Bradley Menepi Hingga Akhir Musim
-
Persib Bandung Kecam Ancaman Pembunuhan Terhadap Keluarga Thom Haye