Suara.com - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia Indra Sjafri mengaku tidak akan mengubah gaya permainannya. Ia akan tetap menerapkan filosofi yang sama seperti saat menangani skuat Garuda Muda pada 2013 lalu.
Mantan Pelatih Bali United itu akan tetap mengandalkan umpan-umpan pendek di dalam skuat yang diarsitekinya nanti.
"Untuk filosofi permainannya tetap akan bermain bola-bola pendek," kata Indra Sjafri seusai latihan di Lapangan Nasional Youth Training Centre, Sawangan, Rabu (1/3/2017).
Indra mengaku saat ini dirinya tidak memiliki banyak waktu dalam mempersiapkan timnas U-19 Indonesia.
Dari 41 pemain yang ikut seleksi tahap pertama timnas U-19, memang lebih banyak diberikan oleh PSSI. Dalam hal ini Asosiasi Provinsi (Asprov) menyaring pemain sebelum mengikuti seleksi nasional yang langsung diawasi oleh Indra.
"Saya tidak punya banyak waktu dalam mempersiapkan tim, sehingga dibuat lebih efisien. Berbeda pada saat 2013 lalu, saya punya banyak waktu memantau pemain secara langsung," tambah Indra.
"Kali ini, PSSI memberdayakan Asprov untuk membantu menyaring pemain. Tapi, untuk tahap pertama ini ada dari Piala Soeratin, PPLM (Pusat Pembinaan dan Latihan Mahasiswa), dan beberapa pemain timnas U-19 yang lama," jelas Indra.
Skuat asuhan Indra Sjafri dipersiapkan untuk ajang Piala AFF kategori U-19 pada September mendatang di Myanmar. Indonesia tergabung di Grup B bersama dengan Vietnam, Myanmar, Brunei Darussalam, Filipina, dan Selandia Baru.
Baca Juga: Fokus Bentuk Timnas U-19, Indra Sjafri Belum Berencana Uji Coba
Berita Terkait
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
-
Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras
-
Bukan Asal Comot, Shin Tae-yong Ternyata Ikut Pilih Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
Kuartet Jantung Pertahanan Timnas Indonesia Minus Rizky Ridho, Auto Juara ASEAN FIFA Cup?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN