Suara.com - Lazio menaklukkan rival sekota AS Roma untuk pertama kalinya dalam delapan pertemuan pada Kamis (2/3/2017), meski terdapat yel-yel rasis dan boikot oleh para penggemar mereka yang menodai kemenangan 2-0 pada pertandingan leg pertama semifinal Coppa Italia.
Sergej Milinkovic-Savic dan Ciro Immobile mencetak gol pada masing-masing babak untuk Lazio. Sementara Roma yang diperkuat oleh pemain legendarisnya, Francesco Totti yang dimasukkan pelatih Luciano Spalletti dengan harapan bisa membawa perubahan, tidak mampu berbuat banyak hingga akhir laga.
Bek Roma Antonio Rudiger berulang kali menjadi sasaran yel-yel rasis dari para penggemar Lazio sepanjang babak pertama, yang membuat pembawa acara di stadion mengumkan dua peringatan bahwa pertandingan akan dihentikan jika yel-yel seperti itu masih terus terdengar. Setelah itu, yel-yel tersebut tidak terdengar lagi.
Roma mengakhiri pertandingan dengan kondisi stadion yang tidak penuh ketika para penggemarnya meneruskan boikot mereka sebagai bentuk protes terhadap partisi-partisi yang dipasang di Curva Sud (Tribun Kurva Selatan).
Otoritas berwenang telah merendahkan partisi sebagai bentuk kompromi namun para penggemar AS Roma menginginkan benda itu dihilangkan, mengatakan pagar pembatas telah membatasi pandangan mereka ke lapangan dan memisahkan grup-grup penggemar yang biasanya duduk bersama-sama.
Mereka juga mengatakan bahwa mereka dilarang mengibarkan bendera-bendera dan spanduk, serta didenda karena duduk di kursi-kursi yang keliru.
Gelandang Roma Radja Nainggolan, aktor penggerak tim musim ini, relatif tidak mampu berbuat banyak saat Lazio tampil lebih baik.
Secara resmi bertindak sebagai tuan rumah di stadion yang mereka bagi bersama hak pakainya, Lazio membuka keunggulan ketika Felipe Anderson menggebrak dari sisi kanan dan mengirimkan bola kepada Milinkovic-Savic untuk diteruskan dengan tembakan ke bagian atas gawang pada menit ke-30.
Gol kedua tercipta dari pergerakan serupa ketika Keita Balte Diao dapat menaklukkan pengawalnya di sisi kanan dan menyodorkan bola kepada Immobile untuk mencetak gol dari jarak dekat pada menit ke-77.
Roma memenangi lima dari tujuh pertemuan terakhir, semuanya di Serie A, sedangkan dua pertandingan lain berakhir imbang. (Antara)
Berita Terkait
-
Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
-
AS Roma Dapat Saingan Berat dalam Perburuan Mason Greenwood
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Sepakat Akhiri Kontrak
-
AS Roma Resmi Perpanjang Kontrak Mario Hermoso dan Permanenkan Donyell Malen
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan
-
Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!
-
Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Puji Harry Kane, Declan Rice: Ketajamannya di Piala Dunia Tak Terelakkan!
-
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Belgia Terancam, Portugal Belum Aman