Suara.com - Penjaga gawang veteran, Gianluigi Buffon, akui pertemuan antara klubnya dan Barcelona di perempat final Liga Champions tak ubahnya mimpi buruk.
Buffon pun mengungkapkan, pemain yang mengatakan agar tidak gugup menjalani pertandingan melawan Barcelona sama saja telah berbohong.
"Siapapun orang yang tidak punya keberanian mengatakan laga ini menakutkan, adalah telah berbohong atau mereka tidak dalam level top dalam olahraga," kata Buffon, 39 tahun.
"Terpenting tidak kenal takut, karena kadang hal itu mustahil bisa dilakukan, tapi yang penting menemukan keberanian untuk mengatasi itu," lanjut Buffon.
"Kami harus tampil dalam performa terbaik kami (menghadapi Barcelona)," Buffon menambahkan.
Buffon melanjutkan, dirinya selalu memiliki motivasi lebih jika bermain di arena Liga Champions, meskipun belum pernah meraih trofi ajang ini.
"Tidak ada yang menggairahkan saya lebih dari pertandingan di Liga Champions. Bagi saya, sangat menyenangkan berada di kompetisi ini, dan berjuang menjadi kompetitor," ujarnya.
"Saya tentu senang jika bisa memenangkan turnamen ini, tapi sekalipun tidak pernah memenangkannya saya kan tetap berterima kasih pada kompetisi ini atas emosi yang diberikan kepada saya," imbuh Buffon.
Leg pertama perempat final akan berlangsung di kandang Juventus, 11 April mendatang. Sepekan kemudian, giliran Barcelona yang jadi tuan rumah di Camp Nou. (Marca)
Baca Juga: Ganggu Ketertiban, Polda Larang Aksi 313 Longmarch ke Istana
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar