Suara.com - Persija Jakarta mampu mengimbangi tim nasional U-22 Indonesia besutan Luis Milla Aspas. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (5/4/2017) malam WIB, kedua tim harus puas mengakhiri laga tanpa gol.
Laga bertajuk uji coba itu berjalan ketat sejak menit awal pertandingan. Kedua kesebelasan berupaya membongkar pertahanan masing-masing lawan.
Skuat asuhan Milla terlebih dulu mendapatkan peluang di menit keempat. Mendapat ruang, Hanif Sjahbandi melepaskan tendangan dari jauh, namun sayang mampu diblok oleh bek Persija.
Jual beli serangan terus terjadi, kali ini Macan Kemayoran yang mendapatkan peluang emas di menit 14. Memanfaatkan tendangan sudut Sandi Sute, Maman Abdurrahman menyambut dengan tandukkan keras ke arah gawang. Sayang bola melebar dari gawang timnas yang dikawal oleh Satria Tama.
Hingga menit ke-21, Evan Dimas dan kawan-kawan terus mendapatkan tekanan dari Persija. Rohit Chand nyaris saja membawa tuan rumah unggul jika saja bola hasil sepakannya tidak melambung di atas mistar. Skor kacamata menutup babak pertama.
Persija mengawali babak kedua dengan sebuah peluang. Menyambut umpan silang, William Pacheco hampir mengubah kedudukan. Sayang bola hasil tandukkan pemain itu dimentahkan tiang gawang.
Aksi individu Febri Hariyadi pada menit ke-63 sempat menyulitkan barisan pertahanan Persija. Namun, karena tidak ada rekan yang membantu, pemain belakang Macan Kemayoran berhasil meredam ancaman tersebut.
Di menit 85, Persija kembali mendapatkan peluang melalui Mbei. Lepas dari kawalan bek timnas, sang pemain berhasil melesatkan tendangan keras. Beruntung, penampilan gemilang Satria Tama dalam mengawal barisan belakang tim Garuda, berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Meski terus melakukan serangan, baik Macan Kemayoran maupun tim Garuda gagal mengubah papan skor. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan Pemain:
Persija (4-3-3): Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Willian Pacheco, Maman Abdurrahman, Rezaldi Hehanusa; Sandi Sute, Rohit Chand, Irfandy (Sutanto Tan 45'); M Rasul, (Jefri Kurniawan 45'), Luis Junior (Mbaii 74'), Bambang Pamungkas (Rudi Widodo 61').
Timnas U-22 Indonesia (4-4-2): Satria Tama; Hansamu Yama (Andi Setyo Nugroho 34'), R. Fajrin (Zalnando 74'), Hanif Sjahbandi (Nasir 65'), Bagas Adi Nugroho, Putu Gede; Hargianto, Evan Dimas (Gian Zola 70'), Febri Haryadi; Saddil Ramdani, Nur Hardianto (Arsyad 74').
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle