Suara.com - Penyerang Arsenal Alexis Sanchez mengungkap apa yang selama ini menjadi pendongkrak semangatnya. Baginya, rasa takut menjadi sosok yang “bukan siapa-siapa” meninspirasinya untuk berjuang meraih kesuksesan dalam karier di lapangan hijau.
“Walaupun sebuah pertandingan berjalan dengan buruk, saya tidak membiarkan itu mempengaruhi saya dan saya terus berpikiran ke depan. Sebagai seorang pesepakbola, segala yang saya raih bisa dapat dengan mudah hilang dan lalu saya menjadi seseorang yang bukan siapa-siapa. Seperti itulah hidup dan itulah sebabnya saya tidak membiarkan hal-hal buruk membuat saya terpuruk. Itulah sebabnya saya menganggap semua pertandingan layaknya final,” kata Sanchez seperti dikutip Scoresway.
Sebelumnya, manajer Arsenal Arsene Wenger bersikeras bahwa Sanchez akan tetap membela tim Gudang Peluru itu, terlepas adanya spekulasi soal tawaran menggiurkan dari Chelsea. Namun, Sanchez menyiratkan bahwa dirinya bisa saja pindah ke klub lain apabila sudah tak cocok dengan situasi di Emirates Stadium.
“Melihat karier saya sebagai pesepakbola, saya yakin bahwa yang terpenting adalah motivasi. Jika seorang pesepakbola termotivasi dengan baik dan punya banyak hal untuk memotivasinya tiap hari, ia akan terus berjuang mencapai tujuan,” ujar pemain asal Chile itu. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?