Suara.com - Pelatih Barcelona Luis Enrique saat skuatnya menghadapi Juventus. Luis Enrique meminta skuatnya untuk bermain dengan performa kelas dunia saat menghadapi Juventus di leg pertama perempat final Liga Champions.
Enrique telah membawa timnya ke Turin guna meraih hasil positif di kandang Juventus. Namun demikian, pelatih Barca ini tahu bahwa Juventus adalah lawan yang berat karena mereka adalah salah satu kandidat di kompetisi ini melihat dominasinya di Italia.
Juventus telah mencatat 32 kemenangan beruntun di kandang di liga dan tidak pernah kalah di pertandingan kompetisi Eropa di kandang selama empat tahun itu. Luis Enrique pun mengingatkan skuatnya untuk dapat bermain sempurna lawan Juventus.
"Rekor Juventus di sini adalah bagus dan itu telah menjadi sejarah klub dan yang terbaik dari siapa pun yang tersisa di kompetisi sehingga jelas kami harus bermain sangat baik untuk mengalahkan mereka kami," kata Luis Enrique.
"Target kami tetap sama, menghasilkan performa kelas dunia. Juve bisa menekan, mereka dapat bermain keluar dari belakang, mereka dapat menggali lebih dalam dan menggiring keluar hasil, mereka adalah tim top di seluruh lapangan," ujarnya.
Terakhir kedua tim bertemu yaitu di final tahun 2015 dimana Barcelona menang 3-1. "Kami akan memainkan permainan kami sendiri namun kedua tim memiliki kesempatan mencapai babak semi-final," tukas Enrique. (Sportmole)
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks