Suara.com - Pelatih Borneo FC Dragan Djukanovic mengatakan bahwa wasit menjadi masalah terbesar yang berada di Indonesia. Itu pun terjadi pada saat timnya bermain di laga perdana Liga 1 PS TNI vs Borneo FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (17/4/2017).
Dragan pun mengakui bahwa terus memantau kinerja wasit selama berada di Indonesia kurang lebih satu tahun. Pelatih asal Montenegro itupun mengaku sudah mulai terbiasa dengan masalah wasit yang ada.
"Saya terus menyoroti kinerja wasit sejak musim lalu. Kami butuh perubahan dan kami sudah mulai terbiasa dengan hal ini. Namun, wasit masih menjadi masalah terbesar di Indonesia," kata Dragan dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, Senin (17/4/2017).
Pada laga kontra PS TNI pun gol Lerby Eliandry pada menit ke-30 dianggap Dragan tak offside. Namun, wasit menganggap bahwa sang pemain telah lebih dulu terjebak offside.
"Asisten wasit itu salah anggap gol itu offside. Harusnya masuk," tambah Dragan.
Pada pertandingan itu, Borneo FC bermain sama kuat dengan PS TNI dengan skor sama kuat 2-2. Padahal, skuat berjuluk Pesut Etam lebih mendominasi dalam serangan.
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Persija di Super League 2026/2027: Ujian Berat Pasukan STY di Dua Pekan Pertama
-
Hasil Undian AFC Challenge League 2026/2027: Persib dan Borneo FC Sama-sama Berat
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen
-
Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan
-
Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan